Matatelinga - Medan, Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi meletakkan batu pertama pembangunan Surau Syekh Burhanuddin Jalan Utama, Kelurahan Kotamatsum IV, Kecamatan Medan Area, Minggu (23/3/2014). Diharapkan setelah selesai dibangun nanti, fungsi surau tidak hanya sebagai tempat beribadah saja tetapi juga menjadi pusat sosialisasi dan pembelajaran nilai-nilai agama serta sosial di tengah masyarakat.
Menurut Eldin, tidak dapat disangkal bahwa dahulunya surau memang menjadi wadah strategis dalam pembentukan karakter yang kuat bagi masyarakat Minang, khususnya kaum lelaki. Tidak heran dari sinilah terlahir banyak sekali cendikiawan Minang yang berkiprah hingga tingkat nasional maupun internasional.
Selain itu lanjut Eldin, Surau juga menjadi titik awal bagi orang Minang berjalan menuju proses kecakapan hidup seperti eksistensi diri, kecakapan berkomunikasi, kecakapan beradaptasi dan memecahkan masalah serta mengambil keputusan dengan tepat. Karena itulah surau menjadi wadah dalam mewujudkn generasi muda yangf berkarakter kuat dan religius.
“Untuk itulah besar harapan kita semua, Surau Syekh Burhanuddin ini nantinya menjadi motor penggerak dalam mewujudkan hal tersebut. Kemudian menjadi pranata sosial sekaligus almamater bagi sleuruh generasi muda dan masyarakat luas dalam membentuk karakter diri yang Islami. Dengan dmeikian kita berharap akan ada cendikiawan-cendikiawan Muslim yang lahir dari Syekh Burhanuddin ini,” kata Eldin.
Makanya Eldin atas nama pribadi dan Pemko Medan dengan bangga mengucapkan selamat atas peletakan baru pertama pembangunan Surau Syeklh Burhanuddin. Semoga dengan pembangunan ini, cita-cita bersama dalam rangka mewujudkan generasi muda yang berkarakter kuat dan religius dapat terwujud.
“Kita menyadari bahwa arus globalisasi menjadi salah satu masalah bagi perkembangan generasi muda dewasa ini. Untuk itu harus dipikirkan antisipasinya agar generasi muda kitadapat terhindar dari kebobrokan moral. Salah satu upaya antipasinya dengan menghidupkan kembali peran surau sebagai wadah strategis bagi masyarakat, khususnya generasi muda,”ungkapnya.
Sebelumnya Bagindo Rusli Sikumbang selaku ketua panitia pembangunan Surau Syekh Burhanuddin dalam laporannya mengatakan,Syekh Burhanuddin merupakan ulama besar di Sumatera Barat, khususnya Padang Pariaman. Sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya dalam menyebarkan agama Islam, namanya dijadikan sebagai nama surau.
Mengingat kondisi Surau Syekh Burhanuddin saat ini butuh renovasi, jelas Rusli, makanya perlu dilakukan pembangunan sehingga dapat menampun jemaah lebih banyak lagi. Dana yang dibutuhkan pembangunan lebih kurang Rp.1.3 miliar, sedangkan dana yang baru berhasil dikumpul dari hasil sumbangan masyarakat dan donatur lebih kurang Rp.200 juta.
“Untuk itu bagi masyarakat yang memiliki rezeki lebih, saya berharap dapat menyumbangkan rezekinya untuk pembangunan Surau Syekh Burhanuddin ini. Apalagi masyarakat Pariaman selam ini terkenal lebih mengutakaman pembangunan surau ataupun mushala dibandingkan pembangunan rumah gadang,” jelas Rusli.
Peletakan baru pertama pembangunan Suaru Syekh Burhanuddin turut diahdiri sejumlah pimpinan SKPD seperti Kadis Pendapatan Kota Medan M Husni SE MSi, Kadis Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Ir Syampurno Pohan, Kabag Umum Camat Medan Area Rasyid Ridho Nasution, M Andi Syahputra, Ketua Keluarga Besar Pauh Kambar Padang Biktungan Kapalo Koto Bagindo Efendi Guci, Ketua Persatuan Keluarga Nan Sabaris Bagindo Mathias Panyalai, Farianda Putra Sinik, Letkol Januardin selaku tokoh masyarakat Minang dan Ketua Surau Syekh Burhanuddin Bagindo Gazali Sikumbang
(Hendra/Mt-01)