Rabu, 29 April 2026 WIB

Camat Aek Kuasan Gelar Pertemuan Dengan Masyarakat Desa Aek Loba Afdelling I

- Senin, 26 November 2018 21:47 WIB
Camat Aek Kuasan Gelar  Pertemuan Dengan Masyarakat Desa Aek Loba Afdelling I
Matatelinga
Camat Aek Kuasan Aspihan bersama Muspika dan warga masyarakat saat dalam pertemuan
MATATELINGA, Asahan:  Camat  Aek Kuasan bersama kepolisian sektor Pulau Raja serta Koramil 16 Pulau Raja dan warga masyarakat desa Aek Loba Afdelling I kecamatan aek Kuasan Asahan menggelar pertemuan terkait aksi teror yang dilakukan oleh "OTK" sejak enam bulan lalu , Senin (26/11/2018).



Camat Aek Kuasan Aspihan kepada Matatelinga.com ,Senin (26/11/2018) membenarkan adanya  pertemuan yang dilaksanakan oleh unsur muspika kecamatan Aek Kuasan dengan warga masyarakat desa Aek Loba Afdelling I, terkait aksi teror yang dilakukan oleh "OTK" terhadap warga masyarakat desa tersebut, ujarnya.

Lebih lanjut Aspihan mengatakan aksi teror yang dilakukan oleh "OTK" sudah sejak enam bulan lalu, dan akibat teror tersebut warga masyarakat di desa tersebut sudah mengalami kerugian harta bendanya , pelaku yang kini masih dalam penyelidikan pihak Aparat Penegak Hukum (APH) telah membakar setidaknya empat unit  kendaraan roda empat yang sedang terpakir di dalam garasi pemiliknya, namun hingga sejauh ini pelaku belum diketahui dan pihak kepolisian masih terus melakukan peneyelidikan.



Pertemuan Muspika kecamatan Aek Kuasan dengan warga masyarakat desa tersebut dilaksanakan guna untuk mengantisipasi  gangguan kamtibmas kedepannya, dan mencegah adanya tindakan anarkis dan main hakim sendiri bila pelaku dapat ditemukan, biarlah pihak Aparat penegak Hukum yang menanganinya, dan kesepakatan dalam pertemuan yang dilaksanakan ini  warga masyarakat desa Aek Loba Afdelling I sudah disepakait oleh warga diantaranya warga akan meningkatkan siskamling desa, warga masyarakat bersama unsur penegak hukum akan saling bekerja sama dalam menciptakan suasana yang kondusif, aman dan nyaman.

Aspihan juga mengatakan perbuatan "OTK" dalam melancarkan aksi terornya sudah empat kali, dengan cara membakar kendaraan roda empat pada dini hari yang sedang diparkirkan pemiliknya di dalam garasi, namun baru yang keempat kalinya ini warga masyarakat melaporkan ke pihak yang berwajib,meskipun warga masyarakat sudah resah namun masih dapat diatasi, pungkasnya.

(Mtc/ben)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru