Senin, 25 Mei 2026 WIB

Lebih dari 5 Ribu ODHA Didampingi Medan Plus

- Kamis, 27 September 2018 16:05 WIB
Lebih dari 5 Ribu ODHA Didampingi Medan Plus
mtc/amel
peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Medan Plus, di Kantor Medan Plus Jalan Bunga Wijaya Kesuma No 108, Kamis (27/9).
MATATELINGA, Medan : Medan Plus yang merupakan organisasi anti narkoba dan peduli HIV/AIDS, ternyata sudah melayani dan memberikan pendampingan kepada lebih dari 5114 orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di tiga provinsi yakni di Sumatera Utara (Sumut), Provinsi Pangkal Pinang dan Provinsi Bengkulu

Pembina Medan Plus, Eban Totonta Kaban menuturkan organisasi ini terus menularkan virus kepedulian. Terutama kepedulian pada ODHA dan para pecandu narkoba. 

"Medan Plus ini tidak hadir dengan kebetulan. Memperingati hari ulang tahun Yayasan Medan Plus ke 15 ini mengingatkan kita bersama bahwa Medan Plus bukan hadir dengan kebetulan, tidak dengan satu niatan yang negatif. Namun, bertujuan terus menularkan virus kepedulian. Terutama kami peduli pada orang yang terkena HIV/AIDS dan mantan pecandu narkoba. Kami ingin menghapuskan cap buruk untuk orang yang terkena HIV dan mantan pengguna narkoba," katanya dalam sambutan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Medan Plus, di Kantor Medan Plus Jalan Bunga Wijaya Kesuma No 108, Kamis (27/9).

Eban menuturkan di usia Medan Plus ke 15 tahun menegaskan bahwa organisasi ini harus dilanjutkan. Apalagi saat ini terus mendapatkan banyak mitra, sahabat dan saudara yang merangkul untuk menghilang stigma HIV/AIDS dan orang yang terkena narkoba.

"Saya juga melihat wajah-wajah orang yang terkena HIV/AIDS bisa sehat dan bermanfaat untuk orang lain juga bisa memberikan motivasi kepada kawan-kawan yang lainnya. Serta para pecandu narkoba yang datang kemari juga bisa dipulihkan dan juga bisa bermanfaat untuk orang lain. Saya berharap terus untuk dukungannya baik dari Dinas Kesehatan, Stakeholder, dari Puskesmas dan lainnya bahwa HIV/AIDS belum selesai," terangnya.

Direktur Divisi HIV/AIDS, Erwin mengatakan sudah 10 tahun ia bergabung dengan Medan Plus saat ini pihaknya telah menyelesaikan buku perjalanan Medan Plus dan berharap buku ini bisa menceritakan perjalanan Medan Plus di masyarakat luas dalam penanggulangan HIV/AIDS dan narkoba.

"Seperti yang kami berikan kepada para korban untuk meningkatkan kepercayaan dirinya saat ia mengetahui pertama kali mengetahui statusnya sebagai ODHA. Kami juga mengajari agar mereka mampu mengakses pelayanan mengenai HIV/AIDS, lalu mencegah pasangannya untuk tidak tertular HIV/AIDS dan lainnya," kata Erwin.

Namun, di saat ini tambah Erwin, pemerintah sedang minim respon ataupun dukungan program HIV/AIDS. "Khususnya di Sumut,  sebagai catatan sendiri berupa pendanaan program untuk HIV/AIDS sangat minim sekali. Di tambah bantuan dari luar negeri juga saat ini minim," pungkasnya. (mtc/amel)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru