Selasa, 14 Juli 2026 WIB

Oknum Polisi Polres Langkat Tembak Warga Langkat Pelaku Pencurian Sawit

Admin - Senin, 10 Februari 2014 17:52 WIB
Oknum Polisi Polres Langkat Tembak Warga Langkat Pelaku Pencurian Sawit
Matatelinga - Langkat, Tindakan polisi koboy kembali terjadi di Kabupaten Langkat. Seorang pekerja keamanan perkebunan karet PT Sepong di tembaki 4 porsonil Polsek Salapian, Polres Langkat Sumatera Utara, Senin (10/02/2014).

Peristiwa ini terjadi Jumat malam, (07/02/2014) sekitar pukul 21:00 Wib. Saat itu korban berniat pulang ke rumahnya di Dusun Permadi, Desa Padang Cermin, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat dari perkebunan karet PT Kepong.

Saat keluar dari perkebunan karet PT Kepong, tepatnya di perkebunan sawit milik PT lonsum korban dihadang 4 polisi porsonil Polsek Salapian yang menggunakan laras panjang. Melihat polisi menghadangnya, Korban Irpan Syahputra Barus terkejut dan mencoba menyelamatkan diri dari hadangan ke 4 polisi tersebut.

Polisi yang melihat korban menghindari, langsung menembaki korban dengan cara membabibuta hingga 5 kali berturut turut sampai mengenai mata kaki korban.

"Aku ditembaki mereka dengan cara membabibuta bang, sampai kaki aku kenak dan mereka menuduh aku mencuri sawit," jelas Irpan.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Rosyid Hartanto SH, SIK membenarkan penembakan tersebut, namun saat ditanyai terkait penembakan dengan senjata laras panjang, dia membantah.

Sebenarnya, Lanjut Rosyid, korban merepukan salah satu tersangka pencurian sawit milik PT Lonsum. Karena tindakan tersebut, anggota Shabara Polres Langkat yang BKO ke perkebunan melakukan penangkapan dan menembak pelaku.

"Kami juga telah mengamankan barang bukti hasil pencurian yang dilakukan tersangka," jelas Rosyid.

Dia melanjutkan, orang yang ditembak tersebut adalah Pencuri Sawit, bukan Satpam, memang orang tersebut mengaku sebagai tenaga pengamanan dalam Replanting di kebun milik Langkat Nusantara Kepong (LNK).

"Tapi lokasinya jauh dari lahan yg di Replanting, masih wilayah kebun LNK yang produktif. Namun demikian, Sat Reskrim hanya menerima LP dan tersangkanya, bukan kami yg lakukan penangkapan," terang Rosyid.

Akibat aksi ini, korban dilarikan pihak kepolisian ke rumah sakit umum Bangkatan untuk di rawat secara intensif. Sementara, pelaku belum bisa dimintai keterangan terkait peristiwa ini.

(Hendra/Adm)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru