Di Duga Stress,Warga Plamboyan Pangkalan Dodek Baru Tewas Gantung Diri
- Selasa, 16 Mei 2017 19:32 WIB
Matatelinga.com
MATATELINGA, Batubara: Mhd Alhanafi ,20, Warga gang Plamboyan Jalan Akasia Lingkungan V Kelurahan Pangkalan Dodek Baru Kecamatan Medang Deras,Batubara Selasa (16/5/2017) ditemukan tewas tergantung didalam kamar tidur rumahnya.
Menurut informasi yang diterima wartawan dilokasi kejadian, mayat pertama kali ditemukan orang tuanya Ali Usman ,47, sekira pukul 11.30, dalam keadaan tidak bernyawa.
Saat sedang masuk kedalam rumah alangkah terkejutnya Ali Usman melihat anaknya tidak bernyawa lagi. Dia pun mencoba melihat lebih dekat dan menangis sejadi jadinya, "Tolong- tolong anak ku sudah tidak ada lagi," teriak ayah korban ketika itu.
Mendengar terikan itu warga pun bedatangan melihat kejadian dan warga lainnya memberi laporan pada polisi.
Ami ,33, salah seorang warga melihat dilokasi kejadian mengatakan rumah korban dalam dua hari ini sempat tutup," Memang korban ini ada kurang -kurangnya sedikit, kalau uda ngamuk orang tuanya pun sampai ketakutan,"sebutnya.
Kapolsek Medang Deras AKP Usman melalui Kanit Reskrim Aiptu Krisman Siagian dikomfirmasi diruangannya membenarkan adanya seorang remaja bunuh diri.
" Awalnya kita medapat kabar kalau ada pemuda gantung diri. Kemudian kita turun kelapangan mengecek dan ternyata benar,"kata Siagian.
Dijelaskan, kematian tersebut tidak ada bentuk kekerasan pisik dan murni bunuh diri melihat dari tanda kematian, posisinya dalam kamar. Dengan cara korban memgikat leher dengan tali nilon warna biru diatas broti berukuran 4x6 atas kamar tidurnya. Korban tergantung dalam keadaan lidah menjulur, mengeluarkan air kencing, sperma dan mengeluarkan kotoran.
Setelah dilakukan pemeriksan tim medis tidak ada tanda tanda kekerasan.
Sementara menurut keterangan orang tua korban, kata Siagian, bahwa korban mengalami sakit gangguan jiwa." Sudah sekitar 3 tahun korban sering mengurung diri dalam kamar. Kemudian sering mengamuk dan merusak dinding rumah serta peralatan rumahnya,"jelas Siagian.
Sekitar 2 hari sebelum di temukan korban mengurung diri di rumah dan mengunci semua pintu rumah tersebut." Karena orang tua korban bermohon tidak dilakukan autopsi maka tidak dibawah kerumah sakit.sebab keadaan Korban tidak menunjuk kan ada tanda kekerasan dalam tubuhnya,"pungkas Kanit mengakhiri.