MATATELINGA, Asahan: Ini kisah playboy kampung yang sukses menggagahi cewek ABG 18 tahun. Sebut saja namanya Ros. Namun saat diminta tanggung jawab, dia malah menantang. Apes dech.... Si playboy bernama Dodi Setyawan, warga Desa Bunut Silau Lama, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan. Cerita diperoleh Matatelinga.com, Senin (15/5/2017), mereka berkenalan baru sepekan.
Setelah saling bertelepon ria, alhasil Doni ngajak kopi darat. Sayangnya, kopi darat yang diinginkan Doni bukanlah mengobrol di salah satu kafe atau apalah namanya. Malah ajakan kencan. Pun begitu, bisa jadi karena Doni dikenal tampan dan sedikit tajir, sehingga Ros tak menolak diajak gituan. Lokasi yang dipilih untuk meluapkan birahi bukanlah hotel atau sekelas wisma. Tapi warung kosong milik tetangga mereka.
Singkatnya, bluessss....rayuan Doni membuat Ros terpedaya dan sukses melampiaskan konaknya. Puas, toh nyatanya Doni tidak juga. Untuk kedua kali Doni lagi-lagi merasa kagatalan. Ros pun enak saja menerima permintaan Doni.
Lagi-lagi warung kosong tetangga jadi ajang birahi mereka berdua. Sialnya, ulah Ros dicurigai kakaknya. Seketika Ros diintrogasi. Dengan linang air mata Ros mengaku telah disetubuhi Doni. Strategi pun diatur bagaimana meringkus Doni. Nah, yang jadi jebakan adalah Ros lagi. Saat itu Ros menghubungi Doni dengan maksud kembali melakukan hubungan intim.
Apesnya, ketika Doni berada di suatu tempat mereka janjian, Ros datang bukannya sendiri. Melainkan bersama kakak dan pihak desa setempat. Grebekk..Doni pun tak berkutik. Di situ Doni diminta bertanggung jawab. Tapi Doni menantang pihak keluarga Ros dan berani menghadapi aduan ke polisi.
"Ayah sama ibunya kerja di Batam, bang," ujar pihak keluarga Ros. Berdasarkan laporan korban, Doni dilaporkan ke Polres Asahan. Setelah itu Doni meringkuk di sel. Sehari mendekam di balik jeruji besi Doni minta damai.
Di Polres Asahan, Doni bisik-bisik soal aksi meluapkan birahi mereka. "Jadi, pas pertama aku gituin, gak ada keluar darah, bang. Aku curiga dia tak perawan lagi," sebut Doni. Malam itu juga, aku Doni, dia SMS Ros. Via SMS itu pula Ros mengakui tidak lagi gadis karena mahkotanya lebih dulu direnggut sang pacar.
"Ya cuma dua kali itu aja kami jumpa bang. Bapakku buka kelontong sambil jualan baju. Tadi udah datang bapakku, mau berdamai lah bang," akunya lagi.