Rabu, 29 April 2026 WIB

Upah Layak Bagi Jurnalis Jadi Fokus AJI

Admin - Kamis, 29 Desember 2016 20:50 WIB
 Upah Layak Bagi Jurnalis Jadi Fokus AJI
Matatelinga.com
Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo saat memberikan pemaparan diskusi catatan akhir tahun kondisi pers di Sumut, Kamis (29/12/2016).

Matatelinga.com - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan memastikan, akan terus fokus dalam upaya membahas upah layak untuk pekerja media, khususnya di Sumatera Utara. Bagi AJI, upah layak untuk jurnalis harus diperjuangkan. Bahkan penerapan UMK dan UMP bagi Jurnalis juga belum mencukupi.
"AJI bersama-sama memperjuangkan upah layak bagi pekerja media. Saat ini masih ada jurnalis yang jual koran dahulu untuk mendapat penghasilan, ini kan menjadi tanda tanya bagi profesi jurnalis," kata Ketua AJI Medan Agoez Perdana saat Diskusi Catatan Akhir Tahun Kondisi Pers di Sumut, Kamis (29/12/2016).

Menurut Agoez, seorang jurnalis harusnya menerima upah 5 persen diatas upah sektor industri. Alasannya, karena jurnalis adalah profesi yang biasa bekerja diatas jam kerja pada umumnya.



"Jurnalis suatu pekerja yang bukan masuk jam 9 dan pulang jam 5 seperti pekerja kantoran. Semoga tahun depan, mudah-mudahan sudah ada upah sektoral bagi pekerja media di Sumut," sebutnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo mengaku bahwa persoalan pengupahan bagi jurnalis sedang dalam pembahasan di dewan pers. Mungkin bisa saja  upah bagi jurnalis diterapkan seperti yang terjadi di luar negeri. "Soal pengupahan memang sedang dalam pembahasan kami. Idealnya jurnalis tidak perlu lagi memikirkan uang transpor ataupun akomodasi, sehingga setiap pemberitaan berlangsung objektif, karena gajinya sudah mampu menyejahterahkan kehidupannya," pungkasnya.

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru