Matatelinga.com - Sungguh sial dirasa jambret ini, hendak menjambret handphone seorang gadis yang tengah menaiki sepeda motor, pria ini malah terjungkal ke dalam parit. Niat jahat jambret ini digagalkan salah seorang pengguna jalan saat melintas di Jalan Slamet Ketaren, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, Minggu (16/10/).
Warga di lokasi kejadian yang pada saat itu tengah berlalu-lalang, menjadi saksi mata gagalnya jambret tersebut. Alhasil, pria berkulit putih ini babak belur diamuk massa.
Dari penuturan korban bernama Aisyah menjelaskan, mulanya dia bersama keluarganya hendak pergi menuju Jalan Mandala By Pass. Namun, saat hendak disuruh ibunya untuk mengeluarkan handphone dari dalam tas, disaat yang bersamaan pelaku telah menguntitnya dari belakang.
"Tadi disuruh Mama ambil telepon dari kantong, tiba-tiba ada yang narik tas aku. Tarik-tarikan kami tadi," kata gadis ini di lokasi kejadian.
Saat terjadi tarik-menarik, sebuah mobil dari arah berlawanan melihat aksi jambret tersebut dan menghantamkan bumper mobilnya ke arah sepeda motor pelaku. Jambret tersebut akhirnya tersungkur ke dalam parit bersama sepeda motornya. "Jadi pas tadi tarik-tarikan sama jambret, mobil datang dari depan terus nabrak jambretnya. Dia jatuh, terus warga berdatangan," katanya terisak-isak.
Warga sekitar yang geram akan maraknya aksi jambret di lokasi tersebut, langsung mengamankan pelaku dari dalam parit. Saat itu pelaku tak sempat melarikan diri lantaran meringis kesakitan. Pelaku diamuk massa, beberapa pukulan dilayangkan warga kepada pelaku saat diinterogasi di sebuah bangunan di tepi jalan.
Tak beberapa lama, petugas Polsek Percutseitun datang ke lokasi kejadian. Demi keamanan pelaku, petugas akhirnya mengamankannya dan membawanya ke Polsek Percutseituan.
Kapolsek Percutseituan, Kompol Lesman Zenrato saat diminta konfirmasinya tak banyak membeberkan mengenai penjambretan tersebut dengan alasan bahwa handphone korban telah dikembalikan pelaku.
"Bagaimana mau minta datanya, korbannya pun tidak ada. Sudah balik handphonennya, langsung dia (korban) pergi, enggak ada buat pengaduan," kata Zenrato via selular.
Ia menambahkan, saat ini pelaku diamankan petugas Polsek Percutseituan. Saat di lokasi kejadian memang korban begitu mendapatkan kembali handphonenya, korban bersama orangtuanya tersebut langsung pergi dari lokasi. "Tidak ada buat laporan, tapi kita atahan untuk sementara, diamankan di Polsek," katanya.