Matatelinga.com, Realisasi
penerimaan Pajak Bumi Bangunan (PBB) sampai dengan 2 Agustus 2016
sebesar Rp.10.095.592.610 atau sama dengan 26,41 % dari target PBB yang
telah ditetapkan sebesar Rp.386.540.861.523. Persentase ini yang
dihasilkan ini tentunya belum optimal, sehingga membutuhkan perhatian.
Apalagi diketahui masih banyak dari wajib pajak potensial yang belum
melunasi kewajibannya membayar PBB.
Untuk itu Wali Kota Medan,
Drs H T Dzumi Eldin S MSi mengajak semua wajib pajak (WP), terutama WP
yang potensial untuk segera melunasi tagihan PBB sebelum jatuh tanggal
tempo. Dengan demikian PBB yang dibayarkan itu dapat segera dimanfaatkan
guna mendukung pembiayaan pembangunan di Kota Medan.
Ajakan ini
disampaikan Wali Kota ketika menghadiri acara pertemuan Pemko Medan
dengan Wajb Pajak Potensial PBB se-Kota Medan di Regale Convention
Centre Jalan H Adam Malik Medan, Jumat (12/8/2016) malam. Melalui acara
ini diharapkan WP potensial yang belum melunasi PBB-nya dapat
melunasinya.
Eldin sangat mengapresiasi digelarnya acara ini,
sebab dapat mempererat hubungan emosional sehingga semakin tumbuh
kesadaran membayar pajak secara sukarela sebelum jatuh tanggal tempo
pembayaran. “Pajak (PBB) yang anda titipkan kepada Pemko Medan ini
dimanfaatkan bagi pembangunan Kota Medan yang lebih baik menuju kota
metropolitan,” kata Wali Kota.
Eldin mengungkapkan. Pemko Medan
terus berupaya mengimbangi laju pertumbuham kota dengan menyiapkan
berbagai infrastruktur pendukung yang diperlukan. Mulai pembuatan
jalan-jalan baru sebagai jalur alternatif sampai pembukaan akses-akses
jalan baru ke seluruh kawasan Kota Medan.
Kemudian kata Eldin,
perbaikan jalan maupun berbagai fasilitas umum malinnya segera
dioptimalkan sehingga memberikan rasa nyaman bagi masyarakat. Namun
semua upaya itu tidak bisa dilakukan secara instan namun harus bertahap
mengingat besarnya anggaran yang harus disiapkan. Untuk itu tentunya
dibutuhkan modal besar guna membiayai pembangunan tersebut.
“Disinilah
pentingnya pembayaran pajak daerah, salah satunya PBB yang anntinya
akan digunakan untuk membiayai berbagai pembangunan di Kota Medan serta
perawatan berbagai infrastruktur yang ada. Melalui pembayaran PBB ini,
masyarakat dapat berpartisipasi secara aktif dan bertanggungjawab atas
kota yang kita cintai ini,” ungkapnya.
Selanjutya Eldin
mengistruksikan kepada seluruh apratur [pemerintahan di lingkungan pemko
Medan, terutama camat, lurah dan jajaran di bawahnya untuk senantiasa
memberikan pelayanan public terbaik. Eldin minta senantiasa menjalankan
pelayanan publik dengan baik, penuh rasa tanggung jawab serta setulus
hati.
“Di samping sampaikan dan jalankan program-program kerja
Pemko medan secara kontinu dan terukur, sehingga bisa dirasakan dampak
positifnya bagi masyarakat luas. Dengan demikian masyarakat akan menilai
bahwa sumbangsihnya melalui pembayaran pajak, terutama PBB berdampak
terhadap pelayanan publik yang diterimanya,” pesannya.
Sebagai
bentuk apresiasi dan rasa terima kasih Pemko Medan melalui Dinas
Pendapatan (Dispenda) Kota Medan, Wali kota memberikan penghargaan
kepada WP potensial, termasuk kepada 3 perusahaan pembayar PBB terbesar
yakni PT Pelindo I Persero, PT Jasa Marga Persero dan PT PLN Persero
berupa 3 unit sepeda motor.
Di kesempatan itu Wali kota juga
memberikan 1 unit sepeda motor kepada WP potensial beruntung melalui
lucky draw. Tidak hanya sepeda motor, Pemko Medan juga memberikan banyak
hadiah menarik lainnya sehingga diharapkan dapat memotivasi para WP
untuk membayar PBB sebelum jatuh tanggal tempo pembayaran.
Melalui
acara yang digelar tersebut, Dispenda pada malam itu berhasil
mengumpulkan PBB sebesar Rp.90 miliar lebih dari para WP yang hadir.
Sebab, Dispenda bekerjasama dengan Bank Sumut telah menyiapkan sejumlah
titik pembayaran PBB di lokasi acara. Dengan tambahan tersebut
Kadispenda Kota Medan, HM Husni SE MSi pun mengucapkan terima kasih
kepada para WP.
“Tambahan ini tentunya akan semakin memotivasi
seluruh jajaran Dispenda Kota Medan untuk bekerja keras dalam
mengumpulkan PBB. Apalagi masa jatuh tempo masih menyisakan beberapa
hari lagi,” ujar Husni.
Menurut Husni, Dispenda Kota Medan telah
berupaya melakukan serangkaian upaya agar capaian penerimaan PBB tahun
ini sesuai target yang ditetapkan. Selain pencetakan SPPT PBB awal
tahun, juga melibatkan unsur kecamatan dan kelurahan dalam penyampaian
SPPT PBB kepada WP. Setelah itu memonitoring hasil penerimaan PBB, guna
mendeteksi secara dini sumber permasalahan apabila terjadi hambatan.
“Berdasarklan
hasil evaluasi yang kami lakukan, belum memuaskannya penerimaan PBBN
saat ini akibat kondisi ekonomi masyarakat yang masih belum stabil.
Ditambah lagi masih adanya budaya membayar PBB di akhir masa jatuh
tempo. Kami percaya masyarakat telah memahasi fungsi dari pembayaran
PBB, insya Allah penerimaan PBB yang kita terus bertambah
lagi,”harapnya.
Husni selanjutnya menyampaikan, tahun 2016,
Dispenda Kota Medan akan melakukan pemutakhiran data objek pajak di
daerah Medan bagian Utara. Namun mengingat keterbatasan waktu, tahun ini
diproyeksikan pendataan akan dilakukan di 3 kecamatan terlebih dahulu.
Hal ini dilakukan sebagai upaya mendapatkan kondisi sebenarnya dari
objek pajak, sehingga ke depan tidak ada lagi data yang tidak sesuai
keberadaannya.
“Harapn kami di tahun-tahun depan, Pemko medan
dalam hal ini Dispenda kota Medan sudah memiliki basis data yang riil.
Dengan demikian penerimaan pajak daerah dari sektor PBB tahun
selanjutnya, insya Allah bisa ditingkatkan,” paparnya.
(Mtc)