Rabu, 15 Juli 2026 WIB

Habis Ikut Ujian Gadis ini Masuk Tempat Hiburan,tertangkap

Admin - Minggu, 10 April 2016 16:03 WIB
Habis Ikut Ujian Gadis ini Masuk Tempat Hiburan,tertangkap
google
Matatelinga.com, Dalam ‎Operasi Bersinar yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara (Sumut) dan Polresta Medan, gadis belia berusia belasan tahun ikut terjaring Minggu (10/4/2016)dinihari.

Salah satu gadis belia tersebut mengaku pada petugas baru saja selesai mengikuti Ujian Nasional (UN). Ia pun harus diboyong petugas karena hasil test urinenya positif.

Umur 18 bang, baru ikut UN kemarin bang," ujar gadis belia yang diamankan dari Karaoke MP, Medan, Sumut, Minggu (10/4/2016) dinihari.

Saat petugas masuk, mereka tengah asik didalam ruangan club malam yang juga berada di satu lokasi yang sama. Gadis tersebut datang bersama rekan-rekannya yang juga masih belia. Satu diantara teman yang lain masih berusia 17 tahun juga ikut diboyong karena positif.

Sebelah sini yang sudah ditest urine dan positif," ujar salah seorang petugas BNN.

Dari tempat tersebut beberapa orang remaja belasan tahun dipulangkan petugas karena hasil test urinenya negatif. Raut wajah mereka pun terlihat tegang menunggu giliran test urine. Dari tempat tersebut petugas mengamankan 11 orang terdiri dari tiga gadis belia dan delapan pria.

Dari tempat ini petugas juga mengamankan bong dan kondom bekas pakai. Barang bukti tersebut ditemukan disebuah kamar yang berada di dalam ruang karaoke.juga ditemukan tas wanita, ponsel, KTP, pakaian, boneka serta kue ulang tahun yang masih utuh. 

Petugas menduga, penghuni ruang karaoke kabur saat petugas masuk ke tempat tersebut. Karena, ruangan tersebut berada di lantai dua dan terdapat pintu akses untuk kabur.

Kabid Pemberantasan BNNP Sumut AKBP Agus Halimudin mengatakan Medan menjadi perhatian khusus karena tingginya angka pengguna dan peredaran narkoba. 

"Medan ini memiliki angka prevelensi pecandu narkoba itu di posisi ketiga se Indonesia. Kalau dilihat persentasenya tiga persen dari penduduk Indonesia atau hampir dari 400 ribu orang," kata Agus.


(Mtc)

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru