Matatelinga.com. Komplotan pencuri terekam kamera CCTV saat beraksi di rumah kos di Jalan Gemilang No 15, Teladan, Medan. Dua perempuan terlibat dalam tindak kriminal itu, seorang di antaranya bahkan diduga sebagai pemimpinnya.
"Pencuriannya terjadi Minggu (24/1/2016) sore," kata Indra Syafrialdi Hasibuan, yang menjadi korban, saat membuat laporan di Mapolsek Medan Kota, Senin (25/1/2016) kemarin. Sepeda motor Yamaha RX King milik Indra dibawa kabur komplotan itu.
Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian, sedikitnya terdapat 5 pelaku dalam pencurian ini. Dua di antaranya perempuan. Mereka datang ke lokasi menumpang becak barang bermotor.
Begitu sampai di depan gerbang pagar rumah bernomor 15 itu, dua orang langsung masuk ke halaman dan rumah kos. Seorang di antaranya perempuan yang tampak memberi perintah.
Di rumah kos, mereka tampak melalui koridor dan mencoba-coba membuka pintu. Namun semua sepertinya terkunci. Belakangan seorang anak-anak berjalan keluar setelah lebih dulu memakai sepatu dari depan salah salah satu kamar kos.
Belakangan, para pelaku mendorong keluar sepeda motor RX King dari dalam garasi. Perempuan yang ikut masuk ke dalam rumah tampak berperan besar saat itu. Dia kembali tunjuk sana, tunjuk sini, seakan memberi perintah kepada rekannya.
Setelah sempat kembali ke rumah kos, perempuan itu kembali ke becak. Sementara seorang rekannya mengendarai RX King curian dan membonceng seorang perempuan lainnya.
Saat para pelaku menghidupkan sepeda motor, Indra menyadari pencurian itu. Dia mencoba mengejar dengan berlari, namun perhatiannya hanya tertuju pada RX King miliknya.
"Aku kembali ke rumah kos dan mengambil sepeda motor lain untuk mengejar pelaku, tapi tak berhasil," ucap Indra.
Dia menjelaskan, pencurian itu terjadi saat rumah kos berlantai dua itu tengah sepi. Sebagian besar penghuni sedang ke luar rumah.
Kasus pencurian ini sudah dilaporkan ke Polsek Medan Kota dengan nomor laporan STPL/85/K/I/2016/POLRESTA MEDAN/M.KOTA.
Petugas kepolisian langsung menindaklanjuti pengaduan itu. Mereka menurunkan personil ke lapangan untuk mencari para pelaku berdasarkan ciri-ciri yang terekam CCTV
(Fit//Mtc)