Selasa, 14 Juli 2026 WIB

Harga TBS Terjun Bebas, Petani Sawit Mengeluh

Redaksi - Sabtu, 23 Mei 2026 12:00 WIB
Harga TBS Terjun Bebas, Petani Sawit Mengeluh
TBS hasil panen petani sawit
Ungkapan Prabowo Subianto merupakan tujuan utama untuk memperkuat pengawasan dan monitoring, serta memberantas praktik kurang bayar, Underinvoicing, praktik pemindahan harga (transfer pricing), hingga pelarian Devisa Hasil Ekspor (DHE). Kebijakan ini akan mengoptimalkan penerimaan pajak dan penerimaan negara atas pengelolaan dan penjualan SDA.
Akan tetapi sangat disayangkan, kebijakan yang baik ini malah mendapat kecaman dari kalangan petani Sawit yang merasa dirugikan dengan berubahnya harga TBS semakin rendah dari sebelumnya. Sementara harga pupuk melambung jauh semakin mahal yang tidak seimbang dengan hasil panen dan harga TBS. Keluhan ini disampaikan Ismail warga Desa Tanjung kepada MATATELINGA, (22/05-2026).Sebagai informasi, pemerintah sebelumnya menunjuk PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), anak usaha baru Danantara sebagai pengelola perdagangan ekspor komoditas strategis nasional.
Sementara kekhawatiran bahwa kehadiran PT DSI bakal merugikan pelaku usaha atau menciptakan ketidakpastian dalam perdagangan ekspor. Dari amatan MATATELINGA, bagian dari gerakan perlawanan para prilaku mafia yang selama ini mengaruk keuntungan besar dari praktik kecurangannya sebagai pengalihan isu dengan berbagai modus, harga TBS yang anjlok, sehingga membuat masyarakat resah dan menolak atas kebijakan Presiden karena dianggap uncertainty atau ketidakpastian harga.
Padahal fungsi utama PT DSI hadir untuk memastikan transaksi ekspor berjalan sesuai harga pasar dan tidak terjadi praktik manipulasi harga. Perusahaan BUMN ini menjaga traffic penjual dan pembeli tidak terjadi underinvoicing, underpricing, atau disebut terjadi manipulasi atau pemalsuan.Ketika hal ini berjalan dengan baik, secara otomatis komoditas petani sawit akan mendapat hasil yang maksimal dengan harga Nasional dan tidak seperti selama ini adanya monopoli harga yang menjadikan petani sawit sebagai objek yang empuk.Sedemikian penjelasan diatas juga menjadi pertanyaan besar, siapa dibalik dalang harga TBS terjun bebas ?
MATATELINGA menelusuri dengan melakukan konfirmasi melalui telpon selular, Anwar Nasution Humas PT Victorindo Alam Lestari (VAL), yang merupakan salah satu anak perusahaan dari PT. Permata Hijau Group (PHG), Jumat (22/05-2026), yang bersangkutan tidak bersedia memberi penjelasan.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Simak Perkembangan Harga Emas Pagi Ini
Buka Scopex 2026, Wagub Surya Tekankan Industri Sawit Harus Ramah Lingkungan dan Berpihak pada Rakyat
Pemprov Sumut Pastikan Stok dan Distribusi Minyakita Aman, Harga Mulai Stabil
Polda Sumut Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Polri Bersama Presiden Prabowo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
Siapa Biang Kerok Rupiah, Hingga Terpuruk ke level Rp17.500...:
 
Komentar
 
Berita Terbaru