MATATELINGA, Tapsel : Pasca musibah banjir bandang yang terjadi di beberapa Kabupaten/Kota, diantaranya adalah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumatera Utara pada Akhir November 2025 (terutama 25 November 2025). Yang mengakibatkan banyak korban jiwa dilaporkan hilang/meninggal dunia, ratusan rumah rusak, dan akses jalan sempat lumpuh total akibat material lumpur dan kayu. bergelimpangan di beberapa Kecamatan Kabupaten Tapsel.
Suara teriakan minta tolong serta rintihan kesakitan dari masyarakat terdengar dimana-mana. Pada saat itu, TNI melalui Satgas Kodim 0212/Tapsel dan Kesdam I/Bukit Barisan langsung turun memberikan bantuan darurat kepada warga terdampak banjir dan longsor di Tapanuli Selatan (Tapsel). Bantuan meliputi evakuasi, layanan kesehatan "jemput bola" di pengungsian, serta penyaluran sembako dan trauma healing.
Nah, pada pada 10 Februari 2026 Kodim 0212/Tapsel melaksanakan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 tahun 2026 di Kecamatan Angkola Sangkunur Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara dibuka Danrem yang diwakili oleh Pasiter Korem Mayor Inf D. Gultom dan direncanakan akan ditutup oleh Irdam Kodam I/BB Josafath M. Robert Duka, S.I.P pada Rabu (11/3/2026).
Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Letkol Inf Dedi Harnoto. S.I.P menjelaskan sesuai progres, pekerjaan fisik sasaran utama adalah pengerasan badan jalan sepanjang 1.700 M sudah hampir finish. Sementara itu sasaran tambahannya berupa, RTLH 1 Unit, Sumur bor dan pipanisasi, pembangunan MCK, penanaman pohon, rehap Mesjid dan lapangan bola, ketahanan pangan yang sudah selesai dikerjakan.
Baca Juga:
Selain itu juga dengan sasaran non fisik diantaranya, penyuluhan bela negara yang dilaksanakan di sekolah, penyuluhan hukum dan Kamtibmas, penyuluhan narkoba, pengobatan gratis, pembagian sembako, Bazar murah, Pembagian paket Stunting juga sudah dilaksanakan.
Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel berhasil mengerjakan pembuatan jalan terutama jalan perbatasan desa, membuat jembatan , membuat irigasi persawahan yang tujuan agar hasil panen masyarakat kedepannya dapat lebih bagus sehingga bisa menjual ke pasar melalui desa yang sudah dibangun sehingga tidak harus menempuh jarak yang jauh untuk menjual hasil tani.
Demikian juga halnya pembuatan jembatan yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat Angkola Sangkunur. Sehingga perekonomian dan kesejahteraan masyarakat pasca banjir bandang akan lebih baik lagi. Dan, masyarakat bisa tersenyum kembali menata kehidupan yang lebih baik.