Rabu, 15 Juli 2026 WIB

Hina Wartawan dengan Sebutan 'Bodrek", Pimpinan PT Sinyalta Madina RA Dilaporkan ke Polisi

Magrifatulloh - Kamis, 12 Februari 2026 11:52 WIB
Hina Wartawan dengan Sebutan 'Bodrek", Pimpinan PT Sinyalta Madina RA Dilaporkan ke Polisi
Buat LP terkait penghinaan wartawan.

MATATELINGA, Madina :Kasus dugaan penghinaan profesi wartawan dan pencemaran nama baik yang "menghebohkan publik" di Kab Madina, kini memasuki babak baru. Magrifatullah, wartawan media online Matatelinga.com akhirnya secara resmi melaporkan Pimpinan PT Sinyalta Telekomunikasi Indonesia RA alias Buyung ke Polres Madina. Pelaporan ini buntut konfirmasi jurnalisitik terkait dugaan provider (penyelenggara) internet illegal yang makin marak di Madina berujung kata-kata penghinaan dengan menyebut wartawan dengan sebutan "bodrek' yang dinilai merendahkan martabat jurnalis dan pencemaran nama baik.

Dalam keterangannya kepada para awak media di Mapolres Madina ( Rabu, 11/02) pukul 21.30 WIB seusai pelaporan di SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu), Magrifatullah yang saat itu didampingi para kader ormas Pemuda Pancasila menyatakan pelaporan ini dilakukan karna pimpinan PT Sinyalta dinilai tidak memiliki iktikad baik dan tetap menunjukkan arogansi kepada pers.
"Alhamdulillah, pelaporan tadi diterima secara resmi oleh Aipda Zainul Amin selaku Piket. Kami percaya dengan komitmen Kapolres Madina akan segera memproses kasus hukum ini secara profesional, adil dan transparan" ujar Magrifatulllah.

Baca Juga:
Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Kepala Desa Simaninggir SPPG itu berbohong , Bahan Baku, Izin, dan Limbah Disorot
PMII Ungkap Hasil Investigasi Awal: PT Sinyalta Diduga Tak Kantongi Izin Resmi ISP
Diduga Jual BBM ke Mafia Minyak, SPBU di Hamparan Perak dilaporkan ke Poldasu
Plt. Kajari Madina Bani Immanuel Ginting Lantik Kasi Datun, Kacabjari dan Kasubsi
Pemerintah Didesak Tindak Tegas Penyedia WiFi Diduga Illegal
Kejari Madina Gelar Apel Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Tahun 2026
 
Komentar
 
Berita Terbaru