"Kita sudah temukan bahwa pembuangan air ke Danau Toba di Jl. Siliwangi, di atas parit yang selama ini bisa menerima air dari
kota ada bangunan masyarakat, debit air yang dari
kota itu besar, drainase juga besar tetapi saat akan keluar ke Danau Toba paritnya hampir kurang dari 30 Cm lebarnya," sebut Wakil Bupati disela peninjauan.
"Akhirnya air yang datang dari
kota meluap di sekitaran Jl. Siliwangi, kemudian juga di Lapangan RBO hingga ke depan kantor Dinas PMDPPA," kata Wakil Bupati melanjutkan.
Selain itu, dampak lain yang ditemukan adalah banyaknya titik lubang air ke dalam drainase yang tertutup serta sampah dan bebatuan kecil yang menumpuk di dalam drainase. Hal ini juga menjadi penyebab banjir karena daya tampung drainase yang semakin menyempit.
Baca Juga:
"Kita tadi lihat di dalam drainase banyak sampah plastik, termasuk juga kulit durian. Jadi kita imbau kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, sebab yang menerima dampaknya adalah kita," imbau Wakil Bupati usai meninjau sejumlah drainase di Kota Balige.