Sabtu, 11 Juli 2026 WIB

Di Balik Klarifikasi Konsultan, Proyek Puskesmas Panyabungan Jae Masih Menyisakan Tanda Tanya

Magrifatulloh - Rabu, 07 Januari 2026 08:29 WIB
Di Balik Klarifikasi Konsultan, Proyek Puskesmas Panyabungan Jae Masih Menyisakan Tanda Tanya
Proyek Puskesmas Panyabungan Jae.

Sebagai penguat klarifikasi, Parlin mengirimkan dokumentasi foto yang diklaim merekam aktivitas pengawasan, mulai dari pengujian slump test, pengukuran besi, hingga pemberian instruksi teknis di lapangan.

"Ini momen ketika melakukan JMD di Polmed Medan. Ini momen ketika melakukan slump test," tulisnya.

Baca Juga:
Parlin menekankan bahwa tidak semua permintaan informasi dapat dipenuhinya karena berada di luar lingkup tugas konsultan pengawas.

"Sebatas yang berkaitan dengan pekerjaan saya, pasti akan saya jawab," ujarnya.

Terkait temuan struktur bangunan yang disorot, Parlin menyebut pekerjaan tersebut belum memasuki tahap pengecoran beton.

"Di situ belum dicor… baru bikin cetakannya saja," jelasnya.

Baca Juga:
Namun, klarifikasi tersebut belum meredam perhatian publik. Sorotan justru mengarah pada aspek prosedural, khususnya selisih waktu antara pengecoran beton yang disebut dilakukan pada 10 September 2025 dengan penyerahan benda uji beton ke laboratorium pada 2 Oktober 2025.

Selisih waktu tersebut memunculkan pertanyaan tentang kepatuhan terhadap standar teknis konstruksi, mengingat hasil uji mutu beton baru diketahui setelah proses pengecoran berlangsung.

Sorotan kian menguat setelah penelusuran lapangan tim redaksi pada Selasa, 6 Januari 2026. Di lokasi proyek, sejumlah item pekerjaan diketahui belum rampung, antara lain pemasangan plafon, instalasi listrik, kusen kaca, serta pekerjaan keramik.

Selain itu, ditemukan dugaan penggunaan aliran listrik dari bangunan Puskesmas lama untuk mendukung aktivitas proyek rehabilitasi, yang memunculkan pertanyaan terkait prosedur administrasi dan pemanfaatan aset negara.

Baca Juga:
Di sisi lain, redaksi memperoleh informasi bahwa pembayaran proyek rehabilitasi Puskesmas Panyabungan Jae disebut telah direalisasikan secara penuh atau mencapai 100 persen.

Ketidaksesuaian antara progres fisik yang belum sepenuhnya rampung dan realisasi pembayaran penuh tersebut menimbulkan pertanyaan publik mengenai mekanisme pencairan anggaran serta pengawasan proyek.

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal, Pejabat Pembuat Komitmen, maupun pihak penyedia jasa belum memberikan klarifikasi resmi. Tim Redaksi tetap membuka ruang hak jawab demi menjaga keberimbangan, akurasi, dan kepentingan publik.
(Magrifatulloh).

Baca Juga:

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Edwin Sugesti : Banyak Proyek Mubazir di Medan
Proyek Puskesmas Kayu Laut Belum Rampung Awal 2026, Kontrak Terlewati Tanpa Penjelasan Resmi
Trump Mengeluarkan Peringatan Kepada Iran dan Hamas, Iran Dengan Cepat Menanggapi
Ketika Proyek Publik 'Disoroti' Wartawan, Kontraktor Justru Menantang Media
Dugaan Pinjam Bendera Konsultan Pengawas Puskesmas Panyabungan Jae, Tata Kelola Dinkes Madina Disorot Publik
Fisik Belum PHO, Jasa Konsultan Pengawas Puskesmas Sibanggor Jae Diduga Cair 100 Persen ?
 
Komentar
 
Berita Terbaru