Minggu, 26 April 2026 WIB

Derita Kanker Payudara, Lasmina Percayakan Program JKN untuk Pengobatannya

James Pardede - Senin, 17 November 2025 11:11 WIB
Derita Kanker Payudara, Lasmina Percayakan Program JKN untuk Pengobatannya
Matatelinga/Istimewa
Lasmina

MATATELINGA, Deli Serdang : Lasmina (54), salah seorang peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) asal Kabupaten Deli Serdang, baru-baru ini membagikan kisah perjalanan hidupnya yang penuh tantangan setelah didiagnosis mengidap kanker payudara.

Kisah ini bukan hanya tentang perjuangannya melawan penyakit, tetapi juga tentang pentingnya kesadaran akan kesehatan.

"Waktu itu saya pikir mungkin hanya benjolan biasa yang tidak perlu dikhawatirkan, saya memang merasa ada yang aneh di payudara sebelah kanan, tapi saya tidak merasakan sakit atau nyeri. Jadi, saya pikir itu mungkin hanya benjolan kecil yang biasa terjadi pada perempuan seusia saya dan saya merasa kalau itu akan hilang dengan sendirinya. Selain itu, saya juga tidak ingin langsung panik atau khawatir berlebihan, karena pada saat itu saya masih merasa sehat secara umum," kata Lasmina kepada media, Senin (17/11/2025).

Segalanya dimulai dengan munculnya benjolan pada payudara sebelah kanan. Awalnya, Lasmina tidak merasa terganggu karena tidak merasakan nyeri atau sakit. Perasaan itu membuatnya cenderung menyepelekan kondisi tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu, benjolan tersebut tidak kunjung hilang, dan tubuhnya mulai merasakan ketidaknyamanan.

Baca Juga:
Setelah lebih dari setahun membiarkan kondisi tersebut tanpa penanganan medis yang serius, Lasmina akhirnya memutuskan untuk mencari pengobatan alternatif. Ia memilih untuk menjalani pengobatan alternatif karena merasa takut untuk berobat ke rumah sakit.

Namun, setelah hampir satu tahun menjalani pengobatan alternatif tanpa ada perubahan signifikan, Lasmina mulai merasakan bahwa langkah tersebut tidak memberikan hasil yang diharapkan. Kondisi fisiknya semakin memburuk, dan rasa cemas pun mulai menghantui, ia merasa harus segera mencari pengobatan medis yang tepat.

"Saya merasa takut, tapi saya juga merasa khawatir jika terus dibiarkan, kondisi saya bisa semakin parah. Untungnya dengan dorongan tekad dan dukungan dari keluarga, saya memutuskan untuk pergi ke rumah sakit dan menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut," papar ibu tiga anak ini.

Halaman:
Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Air Mata Bahagia Warga Kurang Mampu, Kapolres Labusel Bantu Sembako, Pengobatan Anak hingga Bedah Rumah
Aksi Gotong Royong Pemkab Toba Bantu Pengobatan Keluarga Tidak Mampu
Dirlantas Poldasu Jenguk Nenek Korban Laka,Tanggung Jawab Biaya Pengobatan
Viral Di Media Sosial Pengobatan Ida Dayak Akan Dilaksanakan Di Rantauprapat
Panel Menolak Obat Psikedelik MDMA Sebagai Pengobatan PTSD
Duet Ringgo Vs Kopda Marwan Dongoran  Perjuangkan Pengobatan ODGJ
 
Komentar
 
Berita Terbaru