Baca Juga:
Aksi unjuk rasa yang dipimpin Ramadan Marpaung dimulai sekitar pukul 12.50 WIB dengan massa berjumlah kurang lebih 5 orang yang tiba di Kantor Camat Bandar Masilam menggunakan mobil pick up Daihatsu Zebra Espass bernomor polisi BK 8145 ND. Para demonstran membawa alat peraga berupa toa, selebaran tuntutan, dan karton.
"Massa aksi melakukan orasi dan membentangkan spanduk bertuliskan 'Korupsi Merusak Bangsa' di depan Kantor Camat Bandar Masilam. Tuntutan mereka berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan anggaran oleh Camat Bandar Masilam," ungkap AKP Verry.
Tuntutan yang disampaikan GERMA-SURA meliputi permintaan kepada aparat penegak hukum untuk memeriksa dan memenjarakan Camat Bandar Masilam jika terbukti bersalah, meminta Kajari Kabupaten Simalungun untuk memanggil dan memeriksa camat tersebut, serta meminta Inspektorat Kabupaten Simalungun melakukan audit khusus terhadap pengelolaan keuangan di Kecamatan Bandar Masilam.