Permasalahan air bersih juga mencuat. Sejumlah warga di kawasan Medan Timur dan Medan Tembung menyampaikan keluhan tentang distribusi air PDAM yang kecil bahkan sering mati, sehingga kebutuhan dasar rumah tangga kerap terganggu.
Tak hanya itu, warga juga meminta perhatian pemerintah untuk menambah dan memperbaiki lampu penerangan jalan di sejumlah lokasi yang gelap. Minimnya penerangan dianggap meningkatkan risiko kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas.
Dalam laporannya, Iskandar Muda juga menyampaikan berbagai aspirasi yang datang langsung dari masyarakat, mulai dari tokoh warga, ibu rumah tangga, hingga pelaku usaha kecil. Mayoritas berharap agar Pemerintah Kota Medan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dapat lebih responsif dan segera menindaklanjuti permasalahan yang sudah lama dirasakan masyarakat.
Baca Juga:
"Berbagai aspirasi ini kami sampaikan kepada Wali Kota Medan melalui OPD terkait, dengan harapan dapat segera ditindaklanjuti. Masalah drainase, banjir, jalan rusak, hingga distribusi air bersih adalah persoalan nyata yang dihadapi warga di lapangan," tegas Datuk Iskandar.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur dasar yang merata menjadi kunci penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Oleh sebab itu, DPRD Medan berharap Pemerintah Kota dapat mempercepat realisasi program perbaikan jalan, drainase, dan sarana publik lainnya sesuai aspirasi warga.
"Reses adalah amanah rakyat. Maka kami sebagai wakil rakyat berkewajiban menyampaikannya dalam forum resmi ini, agar dapat menjadi perhatian serius pemerintah kota," pungkasnya.