Jumat, 01 Mei 2026 WIB

Anggota DPRD Deliserdang Dahnil Ginting Bersama Universitas Panca Budi Medan Bagikan 1000 Kaki Palsu

Amir - Senin, 28 April 2025 15:27 WIB
Anggota DPRD  Deliserdang  Dahnil Ginting Bersama Universitas Panca Budi Medan  Bagikan 1000 Kaki Palsu
Matatelinga
Bagikan kaki palsu.
MATATELINGA, Delisedang:Universitas Panca Budi Sumatera Utara berikan bantuan sosial 1000 kaki palsu kepada warga penderita kaki buntung (amputasi kaki), untuk tahap awal 20 kaki palsu diserahkan langsung kepada warga yang membutuhkan, pemberian 20 kaki palsu tahap dilakukan pada saat acara halalbihalal di Kampus Universitas Panca Budi jalan Gatotsubroto, Pada Senin ( 28/4/2025) pagi.


Rektor Universita Panca Budi Medan Dr H M Isa Indrawan SE MM. menjelaskan, program bakti sosial Pemberian 1000 kaki palsu kepala warga yang membutuhkan, ini merupakan program baksi sosial yang akan dilakukan Universitas Panca Budi Medan yang bekerja sama dengan para Aftisi, DMDI serta para sahabat termasuk Sugeng dari Mojekerto serta Muhammad Dahnil Ginting Anggota DPRD Deliserdang Fraksi Gerindra,

Untuk menyisikan sebahagian rezekinya dalam Program kegiatan bakti sosial, dengan memberikan bantuan kaki palsu kepada masyarakat kurang beruntung yang hanya memiliki satu kaki, untuk tahab awal ada 20 kaki palsu yang telah di cetak dan siap untuk dibagikan, program ini nantinya akan terus berlanjut dan recananya program bakti sosial ini akan menyiapkan 1000 kaki palsu untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.


“ Ada berbagai profesi yang sangat membutuhkan kaki palsu, ada yang mereka berprofesi berbagai pedagang, guru, mahasiswa atlit dan lain sebagainya, dengan diberikannya kaki palsu ini, diharapkan nantinya mereka dapat beraktivitas normal, dan dapat menjadi pejuang prekonomian bagi keluarga” ucapnya rector Universitas Panca Budi MedanM Isa Indrawan


Muhammad Dahnil Ginting SE Anggota DRPD Deliserdang Fraksi Gerindra, Dirinya sangat mendukung dengan program bakti sosial yang di buat Rektor Unversitas Panca Budi Medan dengan pembuatan 1000 kaki palsu yang akan di salurkan kepada warga Negara Indonesia yang membutuhkan, Program ini sangat menyentuh hati dan sangat luar biasa “ saya salut “ ucap Dahnil Ginting.

Dahnil ginting juga menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik agar mereka tetap bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik. “kami berharap bantuan ini dapat memberikan semangat baru bagi mereka yang membutuhkan, terutama dalam menjalani aktivitas sehari-hari dan mencari nafkah,” ujarnya.

[br]

Dahnil ginting menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari arahan presiden republik indonesia, prabowo subianto, yang meminta seluruh kader partai gerindra untuk aktif membantu masyarakat kecil. “kami sebagai kader gerindra terus berkomitmen menjalankan arahan presiden prabowo subianto dalam membantu masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan dukungan untuk bisa bangkit kembali,” ucap dahnil.


Program pemberian kaki palsu ini berkat kerjasama antara anggota dprd deli serdang, muhammad dahnil ginting bersama rektor universitas panca budi , muhammad isa indrawan, dan muhammad santri sinaga, ketua komite advokasi daerah anti korupsi sumatera utara.

Sementara itu Swandoko penerima bantuan Kaki palsu mengunkapkan, Dirinya sangat berterima kasih kepada Rektor Universitas Panca Budi, terkhusus kepada Dahnil Ginting Anggota APRD Deliserdang Fraksi Gerindra yang telah memberikan kaki palsu untuknya, sehingga Ia kini dapat beraktifitas secara normal,

Sementara itu Santri Sinaga Staff Khusus Bidang Hukum Rektor Universitas Panca Budi Medan, pemberian kaki palsu kepada mereka yang membutuhkan, dimaksud untuk menaikan atau mengangkat kembali tarap hidup mereka, yang selama ini semangat dirinya sempat menurun dikarenakan aktifitasnya sangat terbatas.


[br]

Sugeng pembuat kali palsu saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan, sampai saat ini Ia tidak mengalami kendala dalam pembuatan kaki palsu, untuk membuat kaki palsu bagi mereka yang telah berumur tidak membutuhkan waktu lama, hanya berkisar 2 jam setelah pengukuran, kaki palsu hasil produksinya tidak dinilai dengan harga, namun biaya material yang dikeluarkan untuk 1 kaki palsu yang berada dibawah lutut biayanya mencapai 3 juta rupiah.


Bagi mereka yang membutuhkan namun tidak memiliki biaya si penderita di mohon untuk membawa SKTM photo kopy kartu keluarga serta KTP membayar sebatas kemampuan mereka, dan mereka yang ingin gratis juga biasa dengan cara mendaftarkan melalui Goolge.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Mereka berharap program sosial seperti ini terus berlanjut, sehingga semakin banyak warga yang terbantu.
Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru