Minggu, 30 Agustus 2026 WIB
Tanah Kuburan

Kadis Pertamanan Salahkan TRTB

Admin - Kamis, 20 November 2014 22:22 WIB
Kadis Pertamanan Salahkan TRTB
google
Ilustrasi
Matatelinga - Medan, Dua Dinas di Lingkungan Pemko Medan, "saling tuding". Dinas Pertamanan menuding Dinas Tata Ruang Tata Bangunan (TRTB) tidak tuntas secara adminstrasi terkait dengan pengadaan lahan perluasan pekuburan dan Ruang Tebuka Hijau (RTH) Tahun 2014.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pertamanan Kota Medan, Zulkifli Sitepu menjawab pertanyaan anggota DPRD Medan Komisi D DPRD Medan dalam rapat evaluasi pencapaian APBD 2014, Kamis (20/11/2014) di Kantor Dinas Pertamanan Medan, Jalan TB. Simatupang.

"Soal permasalahan pengadaan laha itu masih terkendala adminstrasi yang semestinya dan ada administrasi yang tidak pas," jelas Zulkifli dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi D DPRD Medan, H.Ahmad Arief SE, MM, Sekretaris Komisi Dame Duma Hutagalung, Ilhamsyah SH, Ssahat B Simbolon, Abdul Rani, dan Maruli Tua Tarigan.

Mantan Dinas Kominfo Kota Medan ini mengatakan, dalam permasalahan pengadaan lahan tersebut Dinas TRTB juga tidak menyertakan surat pengantar. "Jadi dalam berkas itu juga tidak disertakan surat pengantar oleh Dinas TRTB," jelasnya seraya mengatakan agar permasalahan ini bisa sama-sama dipahami.

Zulkifli juga menyesalkan dalam penuntasaan pengadaan lahan tersebut Kepala Dinas TRTB tidak hadir. "Waktu peninjauan kadis tidak ikut, jadi inilah permasalahan terkait persoalan ini bisa kami jawab," jelasnya.

Sebelumnya, Anggota DPRD Medan Ilhamsyah mempertanyakan terkait keterangan Dinas TRTB yang mengaku pengadaan lahan untuk pekuburan dan RTH senilai Rp 35 Miliar belum tuntas di karenakan belum ditandatanganinya persetujuan itu oleh Dinas Pertamanan.

"Dinas TRTB sudah merealisasikan pengadaan lahan pekuburan itu berdasarkan pengajuan dari Dinas Pertamanan, namun Dinas Pertamanan  tak kunjung menandatanganinya setelah direalisasikan," jelas Ilham.

Ilham mengharapkan, Dinas Pertamanan dan TRTB  bisa berkoordinasi sehingga program ini bisa segara dirasakan masyarakat."Kita mengharapkan Dinas Pertamanan berkoordinasi mengingat program ini yang mengajukan Dinas Pertamanan," jelasnya.


(Mt)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru