Rabu, 12 Agustus 2026 WIB

Hati-hati Jika Melewati Jalan Silaen Silimbat

Pintor Maruli - Rabu, 21 Agustus 2024 08:15 WIB
Hati-hati Jika Melewati Jalan Silaen Silimbat
Matatelinga.com
Jalan yang berlubang membahayakan
MATATELINGA, Toba : Jalan Silaen-Silimbat sepanjang kurang lebih 700 meter rusak berat. Jalan rusak mulai dari desa Marsangap Kecamatan Sigumpar hingga menuju desa Hutanamora Kecamatan Silaen. Sepanjang jalan mengalami rusak berat dengan kondisi jalan berlubang tergenang air.


Selama ini, jalan tidak mendapat perhatian dari pemerintah daerah provinsi Sumatra Utara ataupun dari pemerintah kabupaten Toba. Masyarakat kecewa dan kesal jalan tak kunjung diperbaiki.

Status jalan provinsi membuat pemerintah kabupaten Toba enggan memperbaikinya walaupun pengguna jalan adalah kebanyalak masyarakat Toba sendiri.


[br]

Setiap hari, ratusan sepeda motor menggunakan jalan ini untuk antar jemput sekolah ke Silaen dan Sigumpar. Bahkan bus anak sekolah SMK menuju Balige dan sekitarnya harus hati-hati menggunakan jalan ini karena tak ada jalan lain menuju Balige dari Silaen ke Silimbat.

Angkutan umum seperti becak harus lambat dan hati-hati jika melewati jalan ini, apalagi saat musim hujan tiba. Pengguna jalan hanya pasrah jika harus melewati jalan penuh lobang seperti yang diungkapkan supir becak asal Silaen ini.

"Kami tak bisa membedakan mana jalan berlubang karena ditutupi air dan kami harus sangat hati-hati. Jika tidak, becak bisa terbalik atau rusak," terang Parnigotan Simangunsong asal Silaen Rabu, (21/8/2024).


[br]

Tumpal Panjaitan Camat Silaen sudah pernah mengerahkan alat berat untuk mengurangi jalan tergenang air. Namun, banyak lubang baru bermunculan sejak musim hujan.

"Ya apa mau dibilang. Beginilah kami tiap hari antar anak sekolah. Banyak lubang yang dalam dan kami harus hati-hati. Kadang kami kena siram air dari kendaraan lain karena tidak pelan bawa kendaraannya," keluh Metalina Tambunan warga Desa Marsangap.

Pengamatan awak media Matatelinga.com, jalan ini dulunya sangat bagus. Namun semenjak beram jalan penuh dengan tanah dari saluran irigasi, jalan tergenang air membuat aspal terkelupas dan berlubang.

Masyarakat bertanya-tanya sampai kapan jalan ini akan berlubang terus?
Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru