Kamis, 30 Juli 2026 WIB

Warga Kelurahan Kampung Mesjid Tewas Diterkam Buaya Di Sungai Kualuh Labura

Yasmir - Sabtu, 18 November 2023 15:21 WIB
Warga Kelurahan Kampung Mesjid Tewas Diterkam Buaya Di Sungai Kualuh Labura
Matatelinga.com
Jenazah korban, yang tewas diterkam buaya, ditemukan warga di aliran Sungai Kualuh.
MATATELINGA, Kampung Mesjid : Hasanuddin Sagala, 58, warga Kelurahan Kampung Mesjid, Kecamatan Kualuh Hilir, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, dikabarkan tewas setelah di terkam buaya di aliran Sungai Kualuh, Kamis (16/11/2023).



Sementara jasad korban yang sudah tidak bernyawa itu dalam kondisi mengenaskan, tubuh tidak utuh, ditemukan warga di tepian sungai, tepatnya di Dusun Ulak Putar, Desa Sei Apung, Jumat (17/11/2023).

Informasi yang diperolehmatatelinga.comdari warga setempat menyebutkan, saat tubuh korban ditemukan,hanya tersisa bagian badan, tangan dan kaki sebelah. Jasad korban ditemukan masyarakat bersama tim dari kepolisian dan aparat Pemerintah setempat, lebih kurang 2 kilometer dari lokasi kejadian, di pantai lebar Desa Tanjung Mangedar, Kecamatan Kualuh Hilir.

Lurah Kampung Mesjid, Syafaruddin Spd menjelaskan, peristiwa yang mengakibatkan korban tewas, berawal ketika Hasanuddin pergi keladang menggunakan perahu bermesin tidak jauh dari tempat tinggalnya, Kamis (15/11/2023).

"Korban, biasanya pulang paling lama pukul 19.00 hingga 20.00 WIB sudaj sampai di rumah. Ditunggu keluraga hingga larut malam hingga menjelang pagi tidak kunjung pulang", ucap Syafaruddin.

[br]

Selanjutnya ucap dia, Jum’at (17/11/2023), pihak keluarga bersama wsrga setempat, langsung melakukan pencarian di sekitar tangkahan tempat penambatan sampan mesin. Dan di lokasi, hanya di temukan alat semprot rumput milik korban. Sedangkan korban dan perahu tidak terlihat.



Kemudian lanjutnya, setelah dilakukan pencarian dengan menyisir sepanjang aliran sungai, warga menemukan tidak jauh dari lokasi kejadian, tepatnya sekitar dua kilometer dari sampan mesin milik korban. Sedangkan korban masih tidak ditemukan.

"Berselang tidak lama, akhirnya jenazah korban pun ditemukan masyarakat, di pantai lebar desa Tanjung Mangedar, tidak jauh dari lokasi sampan mesin ditemukan, dengan kondisi sangat mengenaskan", ucap Lurah Kampung Mesjid tersebut.

Menurut Syafaruddin, yang dikonfirmaso awak media melalui whatsapp, setelah jenazah ditemukan langsung dibawa menggunakan kapal motor ke tangkahan batu Kampung Mesjid dan langsung dimandikan, dikapani dan disholatkan. Selanjutnya dilaksanakan proses pemakamaman di lokasi pemakaman keluarga di Kelurahan Kampung Mesjid, Kecamatan Kualuh Hilir. (yasmir)



Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru