Selasa, 25 Agustus 2026 WIB

Pengerjaan Jalan di Mandailing Natal Diduga Asal - Asalan dan tidak Efisien

Magrifatulloh - Senin, 10 Juli 2023 19:31 WIB
Pengerjaan Jalan di Mandailing Natal Diduga Asal - Asalan dan tidak Efisien
Matatelinga.com
Peningkatan Aspal yang telah dilakukan mulai dari Desa Kampung baru sampai kepada desa jambur padang matinggi atau siramram kecamatan panyabungan utara 
MATATELINGA, Madina : Pengerjaan jalan raya lintas sumatra medan padang kabupaten Mandailing Natal sumatera utara yang telah berjalan cukup lama mulai dari bulan Awal bulan Ramadhan kemarin hingga saat ini senin 10/07 telah banyak menua kontroversi mulai dari Tambal sulam yang tidak merata sampai kepada lobang lobang pengerukan yang sangat dalam sehingga dikhawatirkam menimbulkan kecelekaan .



Peningkatan Aspal yang telah dilakukan mulai dari Desa Kampung baru sampai kepada desa jambur padang matinggi atau siramram kecamatan panyabungan utara sudah terlihat bagus dan mulus ,

Akan tetapi jalan yang sudah di aspal justru malah di rusak kembali dengan alat berat demi memperbaiki gorong gorong saluran air di bahu jalan desa kampung baru kec Panyabungan utara .

Pengerjaaan jalan raya diduga asal - asalan dan tidak efisien karena dari pantauan media Matatelinga Proyek pengerjaan jalan ini tidak menggunakan plank merek , 1 Pengatur lalu lintas kendaraan ( Trafick Line) dan juga Alat berat yang kurang efektif .

Ahmad Raol Lubis Selaku Supir angkot menyayangkan pihak kontraktor karena hanya memakai 1 Pengatur lalu lintas (Trafick Line ) yang mengakibatkan kemacetan panjang dan juga membuat lambat arua lalu lintas mobil . Pada hari biasa kami bisa bekerja optimal dan banyak rezky dari menarik angkot untuk anak sekolah , tapi sekarang dengan adanya pengerjaan jalan ini kami sedikit lambat proses pengangkutan anak sekolah yang otomatis rezky yang kami dapat pun sedikit berkutang pungkas ahmad raol lubis supir angkot .

Kami berharap semoga pengerjaan jalan ini cepar selesai supaya arus lalu lintas kembali normal seperti biasa tutup ahmad raol lubis .
Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru