MATATELINGA, Tapteng: Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) Sumatera masih menunggu keputusan dari keluarga remaja SMP yang menjadi korban kekerasan seksual di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Jika pihak keluarga korban menyetujui, LKBH Sumatera mengaku siap memberi pendampingan atau menjadi kuasa hukum bagi keluarga korban.
Kepastian itu diungkapkan Parlaungan Silalahi, Ketua LKBH Sumatera, usai mendatangi keluarga korban asusila di kecamatan Tapian Nauli, Tapteng, Jumat (02/06/2023) kemarin.
"Saya sudah mendengarkan langsung keterangan dari keluarga korban terkait nasib tragis dialami remaja putri berusia 12 tahun," kata Parlaungan.
"Saya, selaku penasehat hukum dari LKBH Sumatera bersedia mendampingi korban. Namun, kini masih menunggu hasil musyawarah keluarga korban untuk kesepakatan pemberian kuasa kepada LKBH," lanjutnya.
[br]
Sebelumnya, seorang pelajar SMP di Tapteng, diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh 4 orang pria, di lokasi objek wisata Pantai Kalangan, Tapteng.
Hal itu diketahui, setelah ibu korban mengaku telah membuat laporan resmi ke Polres Tapteng terkait kasus tersebut, dengan LP/B/178/V2023/SPKT/Res Tapteng/Poldasu/23 Mei 2023.
"Saya juga mohon untuk pak Kapolres Tapteng, segera menangkap para pelaku. Masa depan putri saya hancur akibat kejadian itu," pinta ibu korban. (Muafdan)