MATATELINGA, Pancurbatu : Akis corat coret kelulusan memakan korban jiwa.Seorang anak sekolah diduga korban penganiyayan di pemandian Sibolangit saat ikut melakukan aksi coret-coret, dinyatakan meninggal dunia, Senin (17/4/2023).
Sebelumnya, korban sempat menjalani perawan itensif di RS Adam Malik Medan. Korban bernama Pasha alias Pesek. Rumah duka berada di Jalan Besar Delitua, Gang Koramil, Delitua.
Menurut informasi, korban awal pergi bersama teman-temannya ke pantai di kawasan Pancur Batu, seminggu lalu. Mereka pergi naik sepeda motor dalam rangka perayaan pelajar coret-coret baju sekolah jelang kelulusan sekolah.
BACA JUGA:
Namun sesampainya disana, korban terlibat keributan dengan beberapa anak sekolah. Korban pun dianiaya hingga terkapar bersimbah darah.
Bahkan salah satu pelaku terlihat menendang wajah korban dengan kaki. Aksi penganiayan itupun viral di media sosial instagram @berita_kriminal_sumut. Belum diketahui pasti penyebab pertikaian mereka.
[br]
Dalam vidio berdurasi 5 detik itu terlihat korban sudah pingsan dengan darah keluar dari mulut . Bahkan salah seorang pelaku menyebut ‘Ini dia bang orangnya, lihat tatonya’.
Ucapan itupun disambut pelaku lain, dengan menyebut pelaku anjing. Jika dilihat, perekam vidio merupakan para pelaku.
“Pelakunya bocil-bocil, kata kawan-kawannya. Aku orang kampungnya, cuma dapat informasi segitu aja,”kata salah satu warga Gang Koramil, Tri, kepada wartawan, Senin (17/4/2023).
[br]
Tri juga menyebut, jika selain dianiaya, sepeda motor korban juga dikabarkan dirampas para pelaku.
“Katanya dirampas, cuma ya tidak tau pasti. Coba tanya sama keluarganya atau polisi,”ucap pria itu mengakhiri pembicaraan diamini oleh warga lain.
Sementara, pihak keluarga belum bersedia diwawancarai kru media ini. Sedangkan pihak SMAN Negri I Medan telah mengklarifikasi jika korban bukanlah siswa dari SMAN 1 Delitua.
Klarifikasi itu disampaikan Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Delitua Laurensius Sima- lango.
Terpisah, Kapolsek Pancur Batu Kompol Norman Shite SIK ketika dikonfirmasi terkait kasus tersebut belum memberi keterangan secara merinci.
“Saya lagi bawa mobil pak, nanti saya kabari,”ucapnya singkat.
Sementara, Bhabinkamtibmas Polsek Karo-karo kepada wartawan berkomentar jika korban bukan anak SMAN 1 Delitua. Namun terkait tindak lanjut kasus tersebut aparat kepolisian belum memberi komentar.