MATATELINGA, Toba : Ir. Lamhot Sinaga anggota Komisi VII DPR-RI bersama perwakilan kementerian perindustrian melaksanakan seminar terhadap ratusan orang lebih di Balige, Selasa (21/3/2023).
Seminar yang dilakukan terkait strategi pemasaran efektif bagi IKM Sandang di Kabupaten Toba yang diikuti para usahawan seperti penenun, petani dan usaha lainnya, yang dipandu oleh Kepala dinas Koperindag Salomo Simanjuntak.
Kegiatan juga diikuti oleh Hj. Zeni dari direktorat jenderal industri kecil, menengah dan aneka kementerian perindustrian republik Indonesia.
Kegiatan ini bertujuan agar pelaku usaha memperoleh kemudahan memiliki keabsahan usaha seperti NPWP, NIB serta kelengkapan usaha lainnya yang sudah ditentukan agar bisa berkembang baik.
Saat kata sambutan Lamhot Sinaga, beliau mengungkapkan kekurangan industri kecil menengah (IKM) saat kegiatan event internasional F1Powerboat bulan Februari lalu.
[br]
"Saya kecewa kala tidak ada penjual merchandise seperti gantungan kunci, kaos dan lainnya, padahal saya sering melakukan pelatihan di Kabupaten Toba" terang Lamhot Sinaga. Namun Lamhot Sinaga memuji perkembangan IKM di kabupaten Toba yang melebihi kabupaten lain dan tetap memberikan semangat kepada peserta walaupun Kabupaten Toba tahun ini tidak mengusulkan permohonan anggaran dana DAK untuk dinas koperindag.
"Tahun ini kabupaten Toba tidak mendapatkan bantuan dana DAK karena tidak dimohonkan " terang Lamhot Sinaga.
Lamhot Sinaga mendorong para pelaku usaha lain agar mengikuti pelatihan seperti tukang las, bengkel, dan usaha lainnya agar Kabupaten Toba bisa mandiri dan makin maju kedepannya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Binsar Simatupang pengurus DPW, UKM Perindustrian Sumatera Utara, Hj.Zeni dan kadis Perijinan Requel Sinaga.
Diakhir acara, Lamhot Sinaga memberikan bantuan mesin jahit kepada Wenny Pangaribuan asal Desa Pardinggaran. Mesij ini sudah dijanjikan beliau tahun lalu. MTC/Yin