MATATELINGA, Rantauprapat : 85 (delapan puluh lima) tahun berkiprah, Perguruan Panglima Polem Rantauprapat (PPR), lahirkan puluhan ribu alumni yang mengabdikan dirinya diberbagai profesi dan jabatan penting / strategis.
Hal ini disampaikan Ketua Yayasan PPR, Chandra Billi, menjawab pertanyaan khusus
matatelinga.com, Minggu (19/3/2023), duselasela kegiatan jalan sehat.
"Ya, PPR hari ini sudah berusia 85 tahun. Melampaui usia negara kita, yang pada tahun ini berusia 78 tahun", ucap Chandra, didampingi Ketua Badan Pembina, A Can alias Sujian, Ketua Dewan Pengawas / anggota dr Haji Edison Steven dan Wing Jhoni, Ketua Panitia Ulangtahun, Sumiati serta unsur pengurus lainnya.
Diantara alumni itu katanya, saat ini ada yang sudah pensiun, ada yang masih aktif dan ada pula yang sudah meninggal.
Diantara yang masih aktif, saat ini ada dua orang menjabat. Keduanya yakni, H Edimin (A Siong), saat ini menjabat Bupati Labuhanbatu Selatan dan H Hendri Yanto Sitorus saat ini menjabat Bupati Labuhanbatu Selatan.
[br]
Selain itu sebutnya, ada pula alumni PPR yang bergerak dibidang ekonomi, dokter, tenaga pendidik, politisi dan berbagai profesi lainnya.
Sementara Ketua Dewan Pembina yang juga pernah menjadi legislator di DPRD Sumatera Utara, A Can / Sujian menambahkan, dari sekian puluh ribu alumni PPR, juga ada yang memilih pengabdiannya di jajaran TNI / Polri.
Senada dengan itu, Haji Edison Steven, berprofesi sebagai dokter dan pernah memimpin salah satu Puskesmas di Labuhanbatu menyebutkan, selain alumni PPR mengambil profesinya, sesuai disiplin ilmu yang dimilikinya.
Para alumni yang kini menyebar diseantero nusantara, juga berasal dari berbagai suku, agama dan etnis.
"Jadi PPR merupakan salah satu lembaga pendidikan bernuansa kebangsaan. Tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras, identitas tertentu dari sejak awal berdiri", ucap Steven mengakhiri wawancara khususnya dengan
matatelinga.com. (yasmir)