Matatelinga - Medan, Petugas Polresta melakukan gelar
rekonstruksi kasus perampokan bank Muamalat yang terjadi beberapa waktu lalu. sejumlah Petugas Sat Reskrim Polresta Medan berpakaian preman dan petugas Provost tampak memadati Kantor Kas Bank Muamalat Jalan
Krakatau, Medan Timur.
Kedua tersangka masing-masing Zulham alias Efendi (32)
warga Jl Perwira II, Pulo Brayan Bengkel/Jl Purwosari Gg Keluarga I,
Krakatau Ujung dan Adi Gunawan alias Wawan (32) warga Jl Jati Gg Dame
No90, P Brayan Bengkel, Medan Timur dihadirkan dalam gelar reokstruksi tersebut.
Dengan mengenakan seragam tahanan berwarna
orange, kedua tersangka dibawa dengan menggunakan mobil petugas. Setibanya di depan bank,
kedua tersangka kemudian turun dan diperintahkan untuk melakukan
beberapa adegan kejadian perampokan.
Adegan pertama diawali
dengan kedatangan para pelaku. Salah seorang pelaku bernama Zulham
terlihat turun dari atas sepeda motor sembari menenteng senjata.
Setelah masuk, pelaku kemudian menodongkan senjata ke arah teller
bernama Astri. Pelaku lainnya bernama Wawan kemudian membekap mulut
Astri dan menyeretnya ke ruang belakang.
"Coba, kamu peragakan cara membawa membawa mereka.," kata Iptu Lalu Musti, yang memimpin gelar rekonstruksi ini, Senin (1/9/2014).
Dalam rekonstruksi ini, sedikitnya ada 27 adegan yang diperagakan oleh
para pelaku. Mereka tampak begitu santai saat melakukan aksi perampokan
ini.
Sampai sejauh ini, rekonstruksi masih berlangsung. Bahkan,
akibat gelar rekonstruksi ini, Jl Krakatau nyaris macet karena sejumlah
pengendara tampak penasaran.
(Mt/Uut)