Jumat, 10 Juli 2026 WIB

BBM Naik, Pemko Tebingtinggi Gelar Rakor Penyesuaian Tarif Angkot

Agus Sabono - Rabu, 07 September 2022 16:55 WIB
BBM Naik, Pemko Tebingtinggi Gelar Rakor Penyesuaian Tarif Angkot
Matatelinga.com
Dinas Perhubungan kota Tebingtinggi saat menggelar rakor terkait penyesuaian tarif Angkutan Kota.(mtc/istimewa)

MATATELINGA, T.Tinggi :Menindaklanjuti dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui Dinas Perhubungan menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait penyesuaian tarif Angkutan Kota (Angkot), Rabu (07/09/2022) di Kantor Dinas Perhubungan Kota Tebingtinggi.

Rapat yang dipimpin langsung Kadis Perhubungan M. Guntur Harahap dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangu nan Gul Bahkri, Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Nasrullah, Kabag Pembangunan Joko Susilo, mewakili Bagian Hukum Pemerintahan Mariadi, mewakili Inspektorat Mukchin Miswaini, mewakili Bappeda Mhd. Hamdani, perwakilan Kominfo dan Ketua DPC Organda Tebingtinggi Reyanti Purba.

Dalam rakor tersebut, disepakati bersama kenaikan tarif angkot sebesar 30,71% dari tarif sebelumnya. Untuk pelajar/mahasiswa dari tarif awal Rp. 2.375,- menjadi Rp. 3.104,- dan untuk tarif penumpang umum dari tarif awal Rp. 2.850,- menjadi Rp. 3.725,-. Adapun kenaikan ini menyesuaikan dengan kenaikan harga BBM jenis Pertalite yang mengalami kenaikan harga sebesar 30,71% dari harga awal Rp. 7.650 menjadi Rp. 10.000,-

Baca Juga:PMII Langkat : Naiknya BBM Bikin Angka Orang Miskin Meningkat

Selanjutnya, dikatakan Kadis Perhubungan Guntur Harahap hasil kesepakatan ini akan diusulkan kepada Pj Walikota untuk menjadi Peraturan Walikota.

Adapun kenaikan tarif yang telah disepakati bersama ini telah berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang dibahas dalam rakor, seperti dampak kenaikan BBM terhadap spareparts kendaraan, penghasilan masyarakat pengguna angkot dan jarak trayek angkot.

Baca Juga:Polda jatim ungkap penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi, Total 91 Tersangka Diamankan

Terkait trayek angkot, Ass Perekonomian dan Pembangunan Gul Bakhri menyarankan untuk membuka jalur trayek baru guna menjangkau pengguna-pengguna angkot, seperti daerah rusunawa.

Sementara itu, Ketua DPC Organda Tebingtinggi Reyanti berharap agar tarif angkot yang dituangkan dalam kesepakatan bersama ini dapat segera disusun dalam peraturan Walikota.

Diakhir rapat, dilakukan penandatanganan berita acara kesepakatan bersama hasil rapat kenaikan tarif angkutan kota.(bas).






Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru