Kamis, 09 Juli 2026 WIB

Memperkokoh Harmonisasi Kebersamaan Dalam Bingkai Pluralisme

Admin - Kamis, 14 Agustus 2014 15:58 WIB
Memperkokoh Harmonisasi Kebersamaan Dalam Bingkai Pluralisme
Bupati Sergei Menyalamai Para Pegawai
Matatelinga - Bandar Khalifah, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dengan kemajemukan masyarakatnya (pluralisme) yang dilihat dari perbedaan etnis, agama, ras dan budaya. Maka dengan perbedaan yang ada ini dapat dijadikan kekuatan dan semangat dalam membangun dan memperkokoh kebersamaan di tengah keberagaman. Maka untuk itu diharapkan setiap warga masyarakat di daerah ini wajib menjaga sikap toleransi, meningkatkan dan bersatu dalam rasa persaudaraan.

Ajakan ini disampaikan Bupati Sergai Ir. H. Soekirman yang didampingi Sekdakab Drs. H. Haris Fadillah, M.Si ketika menghadiri rangkaian kegiatan Halal Bi Halal Idul Fitri 1435 H bersama dengan jajaran PNS berbaur bersama elemen masyarakat dari beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Sergai diantaranya Kecamatan Tebing Tinggi, Tebing Syahbandar, Dolok Merawan dan Kecamatan Bandar Khalipah. Acara silaturrahmi ini dipusatkan di halaman Kantor Camat Bandar Khalipah Desa Pekan Bandar Khalipah, Rabu sore (13/8/2014).

Semarak syukuran halal bi halal juga dihadiri para Asisten dan Staf Ahli Bupati, para Kepala SKPD, Camat Tebing Tinggi, Camat Tebing Syahbandar, Camat Bandar Khalipah, Camat Dolok Merawan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, para Kades dan pengurus TP. PKK masing-masing kecamatan dan Al-Ustadz Sulaiman.

Bupati Sergai Ir. H. Soekirman juga menambahkan, satu dasawarsa reformasi telah terlewati, namun krisis sosial belum bisa diatasi. Hal ini dikarenakan adanya pergeseran nilai-nilai budaya masyarakat Indonesia yang semula paternalistik, santun, toleran, dan gotong-royong telah berubah ke arah individualistik dan materialistik. Mengedepankan sikap-sikap ini untuk membangun serta memelihara kondusifitas daerah Tanah Bertuah Negeri Beradat ini yang sehat, dinamis, demokratis, adil, maju dan sejahtera.

Selain itu dikemukakan Bupati Sergai bahwa jika dilihat dari daratan, Bandar Khalifah adalah Kecamatan yang paling ujung di Kabupaten Serdang Bedagai. Namun jika patokannya laut maka Bandar Khalifah adalah kecamatan terdepan dan menjadi pintu masuk dari sisi maritim Kabupaten Serdang Bedagai. Hal yang paling penting disini adalah potensi yang belum maksimal dikelola yakni potensi laut atau maritim. Maka untuk kedepannya mari kita bangun potensi laut tersebut dengan semangat baru, bekerja bersama dan sama-sama bekerja guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten ini, pungkas Bupati Soekirman.

Sebelumnya tokoh masyarakat P. Sitanggang mengungkapkan apresiasi tingginya atas kedatangan Bupati beserta jajarannya di Bandar Khalipah, P. Sitanggang juga mengutarakan kepada Bupati Sergai masyarakat Bandar Khalipah yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani sangat mengharapkan perhatian dan kebijakan dari Pemkab Sergai. Sebab sawah yang mereka garap untuk ditanami padi mengalami kekurangan air sehingga mengakibatkan terjadinya gagal panen akhir-akhir ini.

Melalui momentum Halal Bi Halal ini masyarakat Bandar Khalipah sangat mengharapkan bantuan dari pihak Pemkab Sergai berupa sarana infrastruktur dengan adanya pembangunan pengairan memadai untuk lahan persawahan. Disamping itu juga akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Sementara itu  Al-Ustadz Sulaiman dalam tausyiahnya menyampaikan bahwa tujuan dari Halal Bi Halal ini adalah untuk meningkatkan silaturahim antar sesama, meningkatkan rasa persaudaraan serta menjaga kerukunan antar umat beragama. Kemudian diceritakan bagaimana Istilah Halal Bi Halal itu terjadi pertama kali di Indonesia, dan juga tujuannya untuk menjaga silaturahim. Janganlah kita memutuskan hubungan silaturahim karena berbeda kebijakan, yang tertuang dalam sebuah Hadist, “Sesungguhnya Rahmat Allah tidak akan turun dalam suatu kaum, apabila di dalam kaum tersebut terdapat orang yang memutuskan silaturahim”. Beliau  juga menyampaikan tentang kasus yang merebak sekarang di Indonesia bahkan dunia yaitu keberadaan ISIS di Indonesia,  ujar Ustadz Sulai.


(Koko/Mt)




SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru