Kamis, 30 Juli 2026 WIB

Perampok Nodai Hut Ke-68 Polri

Admin - Selasa, 01 Juli 2014 12:48 WIB
Perampok  Nodai Hut Ke-68 Polri
Matatelinga - Medan, Pasca aksi perampokan bersenjata api terjadi Medan, Selasa (1/7/2014)dengan memberondong mobil milik swalayan, sehingga petugas kepolisian yang sedang "Hut Polri", tertuju dengan aksi perampokan tersebut dengan turun kelokasi kejadian..

Perampokan terjadi di Km 10 Jalan Medan-Delitua sekitar pukul 10.00 WIB, tepat Hut Polri ke 68. Saat itu, korban Tarmiyam br Purba (50) bersama sopirnya Misran berkendara dari Swalayan Terpimpin miliknya di Pasar Delitua. Mereka menumpangi Mitsubishi Strada hitam dengan pelat nomor BK 9892 BT.

"Mama saya mau menyetor uang Bank Mestika di Medan, bawa uang sekitar Rp 500 juta," kata Ardi G, putra Tarmiyam.

Di Km 10, kendaraan korban dipepet pelaku. Saksi mata, Tanjung, mengaku pelaku berjumlah 4 orang mengendarai 2 unit sepeda motor Yamaha Vixion. Mereka memepet dari kiri dan kanan mobil.

Selanjutnya, pelaku langsung melepaskan tembakan ke arah korban. "Tiga kali dari sebelah kanan dekat sopir, dan sekali di sebelah kiri," kata Tanjung.

Akibat tembakan itu, kaca jendela kanan pecah, sedangkan yang di sebelah kiri berlubang. Dua peluru pelaku mengenai perut Misran. Sedangkan Tarmiyam terluka di bagian lengan, diduga terkena serpihan kaca.

Pelaku kemudian membawa kabur tas berisi uang tunai yang dibawa korban. Selanjutnya, mereka kabur ke arah Kota Medan.

Polisi masih menyelidiki kasus perampokan ini. Tim identifikasi yang melakukan olah TKP menemukan sejumlah selongsong peluru.

"Informasi yang kita himpun, kerugiannya sekitar Rp 100 juta. Soal senjata, kami menduga jenisnya FN," jelas Kapolsek Delitua Kompol Anggoro Wicaksono.

Sementara itu, Misran kemudian dilarikan ke RS Elisabeth Medan. "Korban masih dirontgen, dia tertembak di perut," jelas tenaga medis di RS Elisabeth.

(Mt)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru