Rabu, 13 Mei 2026 WIB

Lebaran Ke 4 Tebingtinggi Kedatangan Tamu Banjir

- Minggu, 16 Mei 2021 20:45 WIB
Lebaran Ke 4 Tebingtinggi Kedatangan Tamu Banjir
MATATELINGA
Setidaknya sebanyak ribuan rumah warga di empat Kecamatan yang ada di K
MATATELINGA. Tebingtinggi - Kehadiran tamu di hari Raya Idul Fitri merupakan hal yang biasa setiap tahunnya kita hadapi, namun lebaran tahun ini tepaatnya 4 Syawal 1442 H atau (16/05/2021) sekira pukul 04.00 Wib Kota Tebingtinggi kedatangan tamu berupa air banjir yang merendam ribuan rumah di 4 Kecamatan Kota Tebingtinggi.


Banjir di Kota Tebingtinggi ini bersumber dari meluapnya aliran Sungai Padang akibat hujan deras di hulu sungai bahbolon yang berada di Kabupaten Simalungun dan serdang Bedagai tepatanya pada pukul 02.00 Wib sesuai dengan laporan personil Bhabinkamtibmas mapolsek Sipispis dalam laporannya dari tepian aliran sungai Ancol yang berada di desa Buluh Duri Kecamatan sipispis kabupaten Sergai.

Baca Juga:Dengan Sigap, Dua Orang Diduga Otak Pelaku Penganiayaan Satu Keluarga Pengunjung Lau Kawar Dijemput Paksa

Air mulai masuk ke kawasan pemukiman warga yang berada di bantaran aliran Sungai padang sekira pukul 04.00 wib, dua jam aliran sungai padang meluap warga sudah di beri tahu, sehingga banyak warga mulai menyelamtkan barang-barang yang berada di dalam rumahanya.

Pantauan kru MTC, Minggu pagi di beberapa lokasi titik banjir, dimana terlihat air dari aliran Sungai Padang mengalami kenaikan sehingga debet air tidak mampu tertampung sehingga meluap dan menggenangi ribuan pemukiman warga.

Ketinggian air yang terparah terdapat di Wilayah Kecamatan Rambutan dan kecamatan Tebing Tinggi Kota, dengan ketinggian air mencapai rata-rata 40 - 50 Cm atau diatas lutut orang dewasa.


[br]

Syahfudin (44) warga Kelurahan Tebing Tinggi Lama, mengatakan, air mulai masuk ke pemukiman sekitar pukul 04:30 Wib, untuk sementara warga yang tinggal di lokasi masi tetap bertahan di rumah masing-masing, namun apa bila air semangkin tinggi terpaksa harus mengungsi ketempat yang lebih tinggi.

“Sebagian warga ada yang masih bertahan di rumahnya masing-masing, namun apabila air terus mengalami kenaikan terpaksa mereka mengungsi,” jelas Syahfudin kepada kru MTC.

Pagi itu menurut warga belum ada bantuan dari Pemerintah kota, merea berharap kepada Pemerintah Kota, agar serius menanggapi apabila adanya bencana yang terjadi di kota Tebingtinggi. (Mtc/bas)

Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru