Matatelinga - Medan, Pertemuan Gereja Lutheren Sedunia di Provinsi Sumut Akan Timbulkan Multifplayer Effect yang menguntungkan semua pihah, baik pemerintah, pengusaha maupun warga masyarakat.
Demikian yang disampaikan Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho ST MSi saat menerima audiensi rombongan panitia The Council Meeting Lutheren World Federation 2014 yang diketuai oleh Pdt Mori Sihombing MTh, Selasa (10/6/2014) di Ruang kerjanya lantai 10 Kantor Gubsu Medan.
"Yang jelas kami berterimakasih atas Iven ini. Dengan dilaksanakannya acara ini pasti akan ada Multifplayer Effect untik kota Medan khususnya dan Provinsi Sumut umumnya," ujar Gubsu.
Karena, lanjut Gubsu disamping pertemuan ini dalam kontek keagamaan juga aspek lingkungan juga akan berdampak pada bidang pariwisata.
"Kami berharap nantinya para delegasi setiap negara yang datang bisa mempromosikan Provinsi Sumut di dunia Internasional melalui perwakilannya," harap Gubsu.
Untuk acara seremonialnya, lanjut Gubsu karena dirinya akan cuti kampanye maka mungkin dirinya tidak bisa datang dan mungkin akan diagendakan oleh protokol yang akan mewakili dirinya.
"Sumut yang multi kultural kami bersyukur ternyata ditengah keberagaman menjadi perekat kebersamaan.
"Intinya saya apresiasi dan menyambut serta berterimakasih kepada panitia dan tentunya kami dari pemerintah akan mendukung.
"Mungkin para delegasi yang datang nanti pihak panitia ada skedul untuk mengunjungi daerah daerah pariwisata. Dan Pemprovsu siap memfasilitasi kendaraan untuk para peserta," katanya.
Ketua Panitia The Council Meeting Lutheren World Federation 2014 Pdt Mori Sihombing MTh dalam kesempatan itu melaporkan bahwa pertemuan gereja lutheran sedunia 2014 di Medan yang akan berlangsung pada 11-18 Juni 2014 akan dihadiri delegasi gereja lutheran sedunia yang berasal dari 79 Negara.
Nantinya, lanjutnya para delegasi akan menggalang partisipasi gereja untuk mengatasi dampak perubahan iklim dunia dan juga membahas isu kemanusian dan pengetahuan.
Sejak berdiri pata tahun 1947 pertemuan dilakukan sekali setahun namun baru tahun ini pertama kali Komite Nasional LWF Indonesia (KN LWF) yang beranggotakan 12 gereja (HKBP,GKPS, HKI, GKPI,GKPA,BNKP,GBKP,GPP,GKPM,GKPPD,AMIN, GKLI dipercaya sebagai tuan rumah juga disampaikan bahwa pertemuan ini juga akan diresmikan bergabungnya satu anggota baru dari nias sehingga KN LWF Indonesia menjadi 13 Gereja.
Pembukaan LWF Council yang bertema Like A Tree Planted By Streams Of Water (Seperti Pohon yang ditanam di tepi aliran air) akan dilakukan Rabu (11/6) di Gereja HKBP Sudirman Medan dengan acara kebaktian dan dilanjutkan dengan penyampaian sambutan secara resmi para tamu peserta delegasi dan pembukaan.
"Pertemuan ini akan membicarakan tantangan zaman karena tantangan global tidak bisa hanya dihadapi satu gereja tapi harus secara bersama-sama dihadapi," katanya.
Hadir mendampingi Gubsu, Kadis Kominfo Provsu Jumsadi Damanik, Kadis kesejahteraan Sosial Provsu Ir Alexius Purba Kepala Biro Binkessos Provsu M Yusuf sementara dari panitia selain ketua panitia hadir Sekretaris umum Pdt Welman Tampubolon, Kordinator acara Pdt Martonggo Sitinjak, Lidya Siahan, Verfora Simanihuruk, Jannerson Girsang, Maryua Sinurat Wanda Saragih dan Tetty Tambunan.
(Mt)