MATATELINGA, Medan:Dalam menjalankan amanah Undang-Undang Republik Indonesia No 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang menjadi dasar hukum.
Untuk menyingkronkan penyelenggaraan berbagai bentuk jaminan sosial yang telah dilaksanakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) agar dapat menjangkau kepesertaan yang lebih luas serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi setiap peserta.
Maka BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Binjai terus bergerak untuk mengakuisisi para pemberi kerja dan pekerja baik formal ataupun informal yang ada di wilayah kotamadya Binjai.
Pada hari Selasa tanggal 30 Maret 2021 BPJAMSOSTEK Cabang Binjai melakukan audiensi kepada Pemerintah kota Binjai yang diterima langsung oleh Plt. Walikota Binjai H. Amir Hamzah didampingi Asisten III Setdako Binjai, Meidy Yusri dan Kadisnaker Perindag, Hedi Novria di Ruang Rapat Walikota Binjai.
Budi Pramono selaku Asisten Deputi Wilayah Bidang Kepesertaan Kanwil Sumbagut yang ditetapkan sebagai Pejabat Pengganti Sementara (PPS) Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Binjai mengatakan kedatangannya untuk melaporkan perkembangan BPJAMSOSTEK di Kota Binjai.
Dirinya juga menjelaskan bahwa peserta BPJAMSOSTEK di Kota Binjai sebanyak 14.000 orang yang terdaftar menjadi peserta aktif. "Untuk pegawai non ASN atau honorer sudah hampir semua terdaftar yakni sekitar 900 orang. Beberapa waktu lalu Kepala Dinas BKKBN mendaftarkan lagi sekitar 300 orang kader KB ke BPJAMSOSTEK." ungkap Budi Pramono.
Budi juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kepesertaan agar seluruh pekerja yang ada di Kota Binjai terdaftar di BPJAMSOSTEK.
Menanggapi hal tersebut Plt Walikota Binjai, H Amir Hamzah mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPJAMSOSTEK yang telah datang bertatap muka dan berdikusi mengenai masalah Ketenagakerjaan di Kota Binjai.
"Kami senang dan bangga atas kehadiran BPJAMSOSTEK. Sama-sama kita berbagi ilmu dan pengalaman kerjasama dan bersinergi untuk meningkatkan peserta BPJAMSOSTEK. Kami siap mendukung semua program-program pemerintah yang menyangkut masalah ketenagakerjaan," tegas Amir Hamzah.