Rabu, 29 April 2026 WIB

Satu Dari Tiga Pelaku Begal Tewas Diamuk Massa

- Selasa, 16 Februari 2021 22:55 WIB
Satu Dari Tiga Pelaku Begal Tewas Diamuk Massa
Matatelinga.com
Sepedamotor milik korban diamankan di Polsek Percut Sei Tuan sebagai barang bukti 
MATATELINGA, Medan: Satu dari tiga pelaku perampasan sepedamotor/begal, akhirnya meregang nyawa diamuk massa di Jalan Pasar XIII Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, tak jauh dari kolam renang Tirtapan.

Aksi amuk massa terhadap satu tersangka yang belum diketahui identitasnya/Mrx itu, terjadi pada Minggu (14/2/2021) sekira pukul 23.00 Wib.

Malam itu, korbannya Tri Andika Wardana (17) warga Jalan Puskesmas, Dusun IX, Desa Bandar Kalipa, Kecamatan Percut Sei Tuan, dengan mengendarai sepedamotor Honda Beat BK 6698 ACY, warna hijau putih bersama
dua orang temannya Riski Ari Sandi (15) dan Arif (17) berboncengan tiga, dari rumah melaju ke Desa Sei Rotan, hendak melihat atraksi kuda kepang.

Namun setibanya di Desa Sei Rotan, ternyata atraksi kuda kepang tersebut tidak jadi digelar. Sehingga korban pun bersama dua temannya akhirnya kembali melaju jalan pulang ke rumah.

Diperjalanan tepatnya di depan sekolah Yapim Desa Sei Rotan, sepedamotor yang dikendarai korban tiba-tiba mengalami mati mesin lantaran kehabisan bahan bakar. Sehingga sepedamotor itu pun akhirnya di dorong sembari mencari pedagang minyak.

Tak lama tiga pria berboncengan tiga dengan sepedamotor melintas dilokasi. Melihat tiga remaja tengah mendorong sepedamotor, tiga pria itu pun lalu berhenti dan bertanya, Kenapa Dek". Lantas korban menjawab jika sepedamotornya kehabisan minyak.

Lalu tiga pria itu menawarkan jasa kepada korban untuk membantu mendorong sepedamotor tersebut.
Akhirnya tawaran itu di amini oleh korban dan selanjutnya satu orang teman korban menaiki sepedamotor tersebut. Sementara korban dan seorang temannya lagi menunggu dilokasi.

Setelah sepedamotor didorong seratus meter dari lokasi, lalu dua dari tersangka berpindah ke sepedamotor milik korban. Tepatnya dipersimpangan dilokasi yang sepi, para tersangka langsung menutup mulut kawan korban dan mendorong kawan korban sampai terjatuh dari atas sepedamotor. Kemudian para tersangka kabur membawa sepedamotor milik korban.

Namun aksi para tersangka dilihat oleh pengendara yang melintas sehingga pengendara tersebut berteriak minta tolong sembari berteriak maling. Warga sekitar mendengar teriakan itu akhirnya berhamburan dan melakukan pengejaran terhadap para tersangka hingga ke Desa Kolam.

Ramainya warga yang mengejar sehingga para pelaku meninggalkan sepedamotor dan berlari menyelamatkan diri. Namun nahas warga yang mengejar akhirnya berhasil menangkap satu tersangka. Tanpa ada yang mengkomandoi tersangka pun menjadi amukan hingga terluka parah. Sementara dua tersangka lain berhasil kabur dari kejaran warga.

Personil Polsek Percut Sei Tuan, mendapat informasi adanya amukan massa tak lama datang ke lokasi. Selanjutnya tersangka yang sudah dalam kondisi sekarat akibat diamuk massa yang belum diketahui identitasnya itu dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan, untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun sayang nyawa tersangka tidak tertolong dan saat ini jenazah masih berada di RS Bhayangkara Medan.

Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP J Piter Napitupulu, saat dikonfirmasi Selasa (16/2/2021) apakah dua tersangka lain sudah diamankan, hingga saat ini belum membalas pesan singkat yang dikirim.

(hendra)


Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru