Minggu, 05 Juli 2026 WIB

Terjadi 4115 Pelanggaran Lalulintas dalam Ops Zebra Toba 2020

- Senin, 09 November 2020 20:04 WIB
Terjadi 4115 Pelanggaran Lalulintas dalam Ops Zebra Toba 2020
mtc|net
MATATELINGA, Medan: Direktorat Polda Sumatera Utara beserta Polres sejajaran telah usai dilaksanakan Operasi (Ops) Zebra Toba 2020.


Selama 2 pekan digelarnya dari tanggal 26 Oktober hingga 8 November 2020, tercatat 4115 pelanggaran lalulintas terjadi.

"Tilang sebanyak 1.212, teguran sebanyak 2.903. Jadi total pelanggaran sebanyak 4115," kata Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Senin (9/11/2020).

Berdasarkan data, sebut dia, pelanggaran lalulintas yang tertinggi yakni pada pengendara sepeda motor yakni tidak menggunakan helm SNI sebanyak 515. Kemudian melawan arus lalulintas sebanyak 140 pelanggaran.

"Menggunakan handphone saat berkendara sebanyak 14, melebihi kecepatan 6 pelanggaran, berkendara dibawah umur 62 pelanggaran dan pelanggaran lainnya sebanyak 269. Jadi total pelanggaran pada pengendara sepeda motor sebanyak 1.006," ucapnya.

Sedangkan jenis pelanggaran pada pengendara mobil, sebutnya yakni melawan arus sebanyak 13, berkendara dibawah umur 11, tidak gunakan safety belt 62 dan pelanggaran lain sebanyak 120. "Jadi total pelanggaran pada pengendara mobil sebanyak 206," Sebutnya.

Dari pelanggaran tersebut, kendaraan sepeda motor tertinggi yakni 1002 unit. "Diikuti mobil penumpang sebanyak 115 unit, mobil bus 20 unit, mobil barang 75 unit. Total kendaraan 1212 unit," sebutnya.

Masih Nainggolan, selama Ops Zebra Toba tercatat ada 101 kejadian kecelakaan lalu-lintas. "Meninggal dunia sebanyak 19 orang, luka berat 59 orang, luka ringan 117 orang dengan kerugian material Rp514.300.000," terangnya.


Dia menyebutkan, secara umum pelaksanaan Operasi Zebra Toba 2020 yang dilakukan oleh Polres sejajaran Polda Sumut berjalan dengan baik. "Tujuan kita yakni terciptanya kamseltibcarlantas di wilayah Provinsi Sumatera Utara dalam rangka cipta kondisi serta pencegahan virus," ujar dia.
Editor
:
Sumber
: rel
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru