MATATELINGA, Medan: Dalam Operasi (Ops) Zebra Toba 2020 hari ketujuh, Minggu (1/11/2020), yang diselenggarakan oleh Direktorat Lalu lintas dan jajaran Polres, tidak ada terjadi pelanggaran lalu lintas (Lalin) terjadi.
Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan, berdasarkan data yang diterima, jumlah pelanggaran lalu lintas (Lalin) di hari ke-7 Operasi Zebra 2020, nihil.
"Tidak ada pelanggaran lalin," sebut dia, Minggu (1/11/2020) malam.
Biasanya, pelanggaran lalu lintas yang terjadi seperti tidak memakai helm SNI, melawan arus lalin, menggunakan handpone saat berkendara, pengaruh alkohol, melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur.
"Berdasarkan data yang kita terima dari personil yang melaksanakan memang tidak ada," jelas dia.
Dengan tidak adanya pelanggaran yang terjadi, sebut dia, kiranya masyarakat telah menyadari berlalu lintas di jalan raya.
"Artinya masyarakat sudah semakin sadar," ujarnya.
Biasanya, menurut Nainggolan, pelanggaran yang tertinggi terjadi yakni tidak menggunakan helm. "Diikuti dengan pelanggaran melawan arus lalu lintas," ucap dia.
Namun, di hari ketujuh Ops Zebra Toba 2020, pihaknya mencatat ada terjadi 9 kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas).
"Tidak ada yang meninggal dunia, tapi luka berat sebanyak 8 orang dan lula ringan 23 orang, dengan kerugian material Rp5.700.000," ujar dia.
Dalam Operasi Zebra ini, pihak kepolisian juga melakukan giat penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran Covid-19.
"Teguran kepada pelanggar protokol kesehatan sebanyak 398 kasus," jelas dia.
Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan pembagian masker kepada pengendara motor maupun mobil.
"Kita juga melakukam sosialisasi protokol kesehatan," ucapnya.