Di Tengah Melemahnya Dolar AS Harga Emas Berkilau
Pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) terangkat oleh pelemahan dolar harga emas sedikit lebih tinggi
Ekonomi
Pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) terangkat oleh pelemahan dolar harga emas sedikit lebih tinggi
Ekonomi
Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan data ketenagakerjaan AS yang positif memunculkan kekhawatiran yield US Treasury kembali naik. Jika yield obligasi AS terus naik, rupiah bisa kembali tertekan.
Ekonomi
Emas berjangka terangkat 6,90 dolar AS atau 0,38 persen menjadi 1.836,80 dolar AS pada Senin (18/1/2021), setelah anjlok 21,5 dolar AS atau 1,16 persen menjadi 1.829,90 dolar AS pada Jumat (15/1/2021), dan turun 3,5 dolar AS atau 0,19 persen menjadi 1.851
Ekonomi
Investor khawatir dengan meningkatnya kasus COVID19, saat lebih dari 1,8 juta orang telah meninggal akibat COVID19 di seluruh dunia. Kasus tersebut mungkin terus meningkat karena liburan di tengah lambatnya peluncuran vaksin COVID19.
Ekonomi
Harga emas naik didukung perkembangan baru tentang stimulus Amerika Serikat dan antisipasi trader tentang panduan kebijakan moneter Federal Reserve.
Ekonomi
Harga emas saat ini dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang telah meningkat 28 tahun ini. Hal tersebut didukung stimulus global besarbesaran untuk membantu ekonomi yang dilanda virus corona.
Ekonomi
Emas akan terus bergerak lebih tinggi karena ketidakpastian politik di Amerika Serikat, Brexit dan secara keseluruhan kondisi ekonomi yang lemah di dunia, kata Jeffrey Christian, mitra pengelola CPM Group.
Ekonomi
Bank-bank sentral global dan pemerintah negara seluruh dunia mengucurkan stimulus moneter dan fiskal besar-besaran untuk menggerakkan ekonomi yang terhantam pandemi corona. Stimulus ini mengangkat harga emas hingga naik lebih dari 25% sejak awal tahun.
Ekonomi
Harga emas menguat seiring meningkatnya spekulasi pemangku kebijakan di Amerika Serikat (AS) akan menggolkan beleid baru soal stimulus. Kebijakan ini bisa menyuntik likuiditas besar ke pasar dan menekan tingkat suku bunga.
Ekonomi
ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan obligasi, jadi ruang bagi investor untuk lebih wait and see. Di samping itu, investor juga bisa mulai melakukan rebalancing pada portofolio.
Ekonomi