Jelang Laporan Gaji Pekerja AS, Dolar AS Naik Tipis
Dolar AS menguat karena para investor tetap berhatihati menjelang laporan data pekerja pada akhir pekan yang dapat memberikan petunjuk tentang langkah Federal Reserve (Fed) AS selanjutnya.
Ekonomi
Dolar AS menguat karena para investor tetap berhatihati menjelang laporan data pekerja pada akhir pekan yang dapat memberikan petunjuk tentang langkah Federal Reserve (Fed) AS selanjutnya.
Ekonomi
Dolar AS turun dari level tertinggi, karena para pedagang menunggu data pekerjaan AS yang akan menjadi petunjuk kebijakan Federal Reserve selanjutnya.
Ekonomi
Dolar menguat didorong meningkatnya ekspektasi pengurangan pembelian aset atau tapering Federal Reserve AS akan dimulai November dan kenaikan suku bunga mungkin pada akhir 2022.
Ekonomi
Dolar menguat mengikuti kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, karena investor melihat ke depan ke Federal Reserve
Ekonomi
Dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya di tengah pengumuman kebijakan terbaru oleh Federal Reserve pada Rabu (Kamis pagi Wib).
Ekonomi
Disebabkan kekhawatiran atas dampak solvabilitas pengembang properti, Evergrande yang membuat pasar keuangan takut dan mengangkat mata uang safehaven seperti dolar AS.
Ekonomi
Dolar menguat setelah data penjualan ritel AS yang lebih baik dari perkiraan pada Kamis (16/09/2021) mendukung ekspektasi pengurangan pembelian aset (tapering) oleh Federal Reserve (Fed) sebelum akhir tahun.
Ekonomi
Dolar AS menguat didorong naiknya data penjualan ritel AS pada Agustus. Hal ini pun meredakan beberapa kekhawatiran tentang perlambatan dalam pertumbuhan ekonomi AS.
Ekonomi
Dolar AS menguat didukung ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) AS dapat mengurangi pembelian asetnya (tapering) pada akhir tahun, meskipun ada lonjakan kasus COVID19.
Ekonomi
Pemerintah AS melihat permintaan yang kuat untuk penjualan obligasi 30tahun, sementara euro terangkat setelah Bank Sentral Eropa (ECB) mengatakan akan memangkas pembelian obligasi darurat selama kuartal mendatang.
Ekonomi