Selasa, 21 Juli 2026 WIB

Francesco Bagnaia Kehilangan Banyak Posisi Akibat Start yang Buruk

Redaksi - Kamis, 04 Juni 2026 08:00 WIB
Francesco Bagnaia Kehilangan Banyak Posisi Akibat Start yang Buruk
Pixabay
Franco Morbidelli X VR46 Racing Team

MATATELINGA,Mugello:Dalam beberapa tahun terakhir, Ducati dikenal jadi salah satu motor dengan akselerasi awal terbaik di MotoGP, berkat teknologi ride height device yang mereka pelopori. Namun, musim ini situasinya berubah karena beberapa pembalap Ducati mengeluhkan masalah saat start.
Pada Sprint Race MotoGP Italia di Mugello, Francesco Bagnaia kehilangan banyak posisi akibat start yang buruk. Rekan setim Morbidelli di VR46, Fabio Di Giannantonio, juga beberapa kali mengalami masalah serupa.
Pembalap VR46, Franco Morbidelli membeberkan kalau motor Ducati saat ini kesulitan mendapatkan start yang bagus karena sulit dapat pengaturan yang pas. Bagnaia menjelaskan bahwa motornya mudah mengalami wheelie (roda depan terangkat) saat kopling mulai dilepas.
"Begitu saya mulai melepas kopling secara perlahan, motor langsung wheelie dan sulit kembali normal. Jika saya melepas kopling seperti yang saya inginkan, motor justru wheelie dan saya kehilangan posisi saat start," kata Bagnaia melansir Crash.
"Pada balapan hari Minggu, saya mencoba melepas kopling lebih lambat, tetapi saat sudah sekitar 80 persen dilepas, motor tetap wheelie. Roda depan baru kembali turun setelah masuk gigi dua."
Morbidelli juga mengalami start buruk pada MotoGP Italia dan mengakui masalah ini sudah sering terjadi sepanjang musim.
Menurutnya, Ducati GP24 yang digunakan musim lalu memiliki akselerasi awal yang sangat baik.
Namun karakteristik tersebut tidak ditemukan pada GP25, dan tampaknya juga masih terjadi pada motor generasi berikutnya.
"Saya sudah mengatakan sebelumnya bahwa GP24 musim lalu seperti roket saat start. Sementara motor tahun ini lebih mudah wheelie sehingga lebih sulit melesat dari garis start," ujar Morbidelli.
Ia menambahkan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah menemukan pengaturan motor yang benar-benar pas.
"Masalahnya adalah menempatkan semuanya dalam kondisi yang tepat. Jika semua pengaturan berada di titik yang ideal, motor ini juga bisa melakukan start seperti roket."
"Ketika semuanya bekerja dengan sempurna, motor ini mampu menunjukkan performa yang sangat hebat."

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Marc Marquez Harus Puas Finis Kelima Pada MotoGP Amerika Serikat 2026
Pengamat: Pembalap Asal Turki Mampu Bersaing di  MotoGP Musim Depan
Absen di Australia dan Malaysia, Marc Marquez, Puncak klasemen MotoGP 2025, Tak Terkalahkan
Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat Selalu Menghadirkan Juara Baru
Sirkuit Pertamina Mandalika Lombok, Para Pedagang Menata Dagangan
Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez Mengamankan Pole Position
 
Komentar
 
Berita Terbaru