Selasa, 28 April 2026 WIB

Kiat Berpuasa Ramadhan Saat Pandemi Covid 19

- Kamis, 23 April 2020 12:35 WIB
Kiat Berpuasa Ramadhan Saat Pandemi Covid 19
Mtc/ist
S.Hanafi Siregar
MATATELINGA, Medan: Bulan Ramadhan tak lama lagi tiba di hadapan kita. Bulan yang dinantikan oleh umat muslim di segala penjuru dunia. Bulan yang penuh dengan warna ibadah dan ketaatan; puasa, tilawah al-Qur’an, sholat malam, majelis ilmu, nasehat, sedekah, dan kepedulian kepada orang-orang yang membutuhkan. Inilah salah satu bukti keindahan dan kesempurnaan ajaran Islam.

"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa, sebagaimana puasa itu diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian, agar kalian bertaqwa." (QS. Al-Baqarah:183)
Puasa merupakan salah satu bentuk ibadah yang menghapuskan dosa-dosa.

Virus corona bukan hanya merenggut ribuan nyawa tetapi juga mengubah tata cara kehidupan manusia di seluruh dunia mulai dari interaksi sesama maupun proses berhubungan dengan Tuhan. Beberapa orang mengurung diri di rumah, menghindari tempat keramaian, dan menunda perjalanan ke tempat lain. Sebagian lainnya mengubah tata cara bersalaman dari berjabat tangan dan berpelukan menjadi salam menggunakan siku dan kaki.

Menyikapi epidemi global ini, sebagai seorang muslim hendaklah kita kembali kepada ajaran-ajaran agama Islam, momentum ini bertepatan dengan datangnya bulan suci Ramadhan. Beberapa hal yg harus disiapkan Ditengah pandemi covid-19 ini untuk menyambut bulan ramadhan, antara lain : 

1. Persiapan Fisik
Aktivitas dibulan ramadhan akan banyak yang dilakukan. Selain beraktifitas seperti biasa yaitu kerja, tapi Sementara kita harus beribadah, tilawah quran, silaturahmi ke saudara-saudara, kajian Islam, sholat terawih dan ibadah-ibadah yang lain, oleh karena itu, kita harus persiapan fisik, tubuh dilatih untuk berolahraga seperti jalan-jalan pagi, dan istirahat yang cukup.

2. Persiapan Mental
Untuk persiapan mental ini, harus mampu menahan lapar dan haus, mengkontrol hawa nafsu serta mampu menahan amarah dalam menjalani puasa. Dengan begitu kita akan mendapatkan pahala dari kebaikan kita. Selama niat kita hanya ingin mendapatkan ridho Allah SWT.

3. Persiapan Ilmu
Selain persiapan fisik dan mental, kita juga membutuhkan persiapan ilmu karena ilmu ini sangatlah penting. Kita menginginkan puasa kita tidak sia-sia, sangat disayangkan jika kita puasa tapi malah sia-sia dan tidak mendapatkan pahala, oleh karena itu, kita butuh persiapan ilmu. Dengan ilmu, maka kita akan berupaya agar menjalani puasa dengan niat hanya karena Allah bukan karena yang lain. 

Untuk menambah ilmu yang bermanfaat, bisa dengan menghadiri kajian-kajian Islam kalau saat ini ditengah wabah covid-19 cukup buka kajian-kajian islam melalui youtube dirumah dengan begitu, kita akan tahu apa saja yang membuat puasa kita diterima, dan hal-hal yang membatalkan puasa atau mengurangi pahala puasa. Semua itu akan mudah dipahami jika tahu ilmunya dengan mengkaji Islam secara keseluruhan.

4. Puasa Menjadi Ladang Pahala
Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi, kita harus mampu menahan hawa nafsu dan meninggalkan kemaksiatan. Berusaha untuk menjalankan puasa dengan ikhlas serta memperbanyak amal sholeh. Sholat terawih,  setiap hari isi dengan membaca alquran.

Untuk menambah semangat kita dalam menjalankan puasa di bulan ramadhan di tengah wabah covid-19 ini, mari kita simak sedikit potongan hadits yang berisi khutbah Rasulullah Shollallahu 'Alaihi Wasallam menjelang bulan Ramadan. Khutbah ini diriwayatkan Imam Ali radhiallahu 'anhu:

"Wahai manusia, sungguh telah datang kepada kalian bulan Allah yang membawa berkah, rahmat, dan maghfirah, bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama, malam-malam di bulan Ramadhan adalah malam-malam yang paling utama, jam demi jamnya adalah jam yang paling utama.

"Inilah bulan yang ketika engkau diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Pada bulan ini napasmu menjadi tasbih, tidurmu menjadi ibadah, amal-amalmu diterima, dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah, Rabb-mu dengan hati yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shaum dan membaca kitab-Nya. Sungguh celakalah orang yang tidak mendapatkan ampunan Allah pada bulan yang agung ini."

Raihlah ampunan Allah SWT yang seluas langit dan bumi itu. Selamat berjuang di bulan Ramadhan nanti untuk mendapat predikat muttaqin, orang yang bertakwa. Keluarga Besar Pemuda Muslimin Indonesia Kota Medan mengucapkan Selamat menyambut bulan ramadhan 1441 hijriyah, Bergembira menyambut bulan ramadhan di tahun ini, semakin semangat meningkatkan amal sholeh serta menjalankan bulan Ramadhan. 

Penulis :

S.Hanafi Siregar  

- Ketua Umum Pemuda Muslimin Indonesia Kota Medan
- Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UINSU
- Praktisi Ekonomi dan Bank islam

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru