Selasa, 28 April 2026 WIB

Merampok Demi Modal Calon Kades

- Minggu, 18 Juni 2017 07:45 WIB
Merampok Demi Modal Calon Kades
google/net
MATATELINGA, Jakarta: Ada yang menarik terungkap saat penangkapan empat pelaku perampokan sadis yang menewaskan Davidson Tantono. Satu dari empat pelaku melakukan aksi 'gila' tersebut hanya untuk mencari modal bertarung di pemilihan kepala desa.



Davidson sendiri tewas ditemukan di SPBU, Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu pekan lalu. Satu dari empat pelaku tersebut ditembak mati oleh kepolisian lantaran melawan saat hendak ditangkap. Pelaku tersebut diketahui berinisial IR yang berperan sebagai orang yang masuk ke bank untuk mengawasi, membagi hasil kejahatan dan memilih calon korban.

"Pelaku yang kami tembak ini perannya memilih Davidson ‎jadi target, lalu memberitahu ke beberapa pelaku lain melalui komunikasi handpone. Saat ini, jenazah IR masih berada di ruang jenazah RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur," kata Kabid HumasPolda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (17/6/2017).

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini menjelaskan kronologi penangkapan bermula pada Minggu (11/6/2017) dilakukan penangkapan pada pelaku TP yang berperan sebagai gembos ban di Tajur, Bogor, Jawa Barat.‎



Selanjutnya tim gabungan Polda Metro bergerak ke Lampung dan berhasil melakukan penangkapan pada pelaku DTK di Tanggamus, Lampung. DTK diketahui sedang melakukan kampanye untuk menjadi calon kepala desa (kades) di wilayah Lampung. Dia melakukan perampokan untuk membiayai pencalonan dirinya menjadi kepala desa.

Berlanjut tim melakukan pengembangan dan menangkap pelaku M di Padang Cermin, Lampung. M berperan sebagai penghalang apabila saat kejadian terhadap orang yang melakukan pengejaran pada kelompok pelaku.

Terakhir tim melakukan penangkapan pada pelaku IR, yang juga residivis kasus yang sama di Karawang, Jawa Barat. Dalam komplotan ini, IR berperan mengawasi korban dan berperan membagi kejahatan.

"Selain melakukan aksinya di daerah Cengkareng, para pelaku sebelumnya sudah melakukan pencurian kurang lebih 23 tempat yang dilakukan sejak bulan April 2017 sampai Juni 2017. (total menjadi 24 aksi pencurian)," kata Argo.



Dalam kurun waktu dua bulan (April-Juni), hasil rampokan kawanan bandit itu bila dijumlahkan nilainya sebesar Rp1,5 miliar lebih. Hingga kini, polisi berhasil menangkap empat orang pelaku perampokan yang menewaskan Davidson.

(Mtc/trb/net) 
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru