Matatelinga.com, Wanita anggota TNI, diperbolehkan atau mendapat lampu nhiau dari Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengenakan jilbab. Kebijakan Gatot tersebut diapresiasi legislator Partai Keadilan Sejahtera di Senayan.
"Ini
pernyataan yang sangat positif dan konstruktif dari Panglima khususnya
bagi para muslimah anggota TNI. Karena itu Fraksi PKS mengapresiasi dan
mengucapkan terima kasih yang tulus," kata Ketua Fraksi PKS, Jazuli
Juwaini dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Senin (4/7).
Dengan
memperbolehkan wanita prajurit mengenakan jilbab, menurut dia,
menunjukkan Gatot menunjukkan pemahaman keagamaan yang mendalam.
Pasalnya, jilbab merupakan syariat bagi seorang muslimah dan bukan
penghalang untuk tetap berkontribusi membela negara melalui TNI.
Sikap
Gatot ini juga dinilainya menunjukkan kesadaran yang kuat di dalam
tubuh TNI tentang pentingnya aktualisasi nilai-nilai Pancasila,
khususnya sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa dalam rangka mewujudkan
kebangsaan yang ber-Ketuhanan sebagai modal dasar bangsa yang kuat dan
berkarakter. Serta penghormatan atas kebebasan, demokrasi, dan hak asasi
manusia yang digariskan oleh Konstitusi.
"Kami berharap
Jenderal Gatot segera mengeluarkan aturan berupa edaran tertulis kepada
seluruh satuan TNI agar para wanita anggota TNI semakin yakin dan
mantap," ujarnya.
Jazuli yakin keputusan Panglima ini tidak hanya
mendapatkan apresiasi dari kalangan wanita prajurit TNI, tapi juga
seluruh umat Islam di Indonesia sehingga TNI makin berwibawa dan
dicintai rakyat.
"Top buat Panglima TNI. Saya rasa ini bisa
menjadi kado terindah bagi seluruh muslimah anggota TNI menjelang hari
raya Idhul Fitri," tukasnya.
(Mtc)