Sabtu, 11 Juli 2026 WIB
Sopir Dikeroyok

Sopir Dikeroyok,Ini Penjelasan Express Group

Admin - Senin, 29 Juni 2015 19:18 WIB
Sopir Dikeroyok,Ini Penjelasan Express Group
google
ilustrasi
Matatelinga.com,Pengemudi Taksi Express, Tarjono (36) menderita luka di bagian wajahnya setelah dipukuli oleh tiga orang pengemudi mobil Honda Freed dengan nomor polisi B 1410 NKL, di Jalan Kemanggisan Utama Raya, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, 26 Juni 2015 lalu.

Senior Manager Customer Service Express Group, Andi Hermawan membenarkan telah terjadi pengeroyokan terhadap sopir Taksi Express. Saat ini, Express Group telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, dan membantu sang sopir selaku korban pengeroyokan.

"Kami segera melakukan pengecekan, dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menangani kasus yang menimpa mitra pengemudi kami,Jakarta, Senin (29/6/2015).Dilansir laman Okezone.com,Akibat kejadian tersebut, lanjut dia, Tarjono mengalami luka di bagian pipi, rahang, dan tangan. Korban telah dirawat di Rumah Sakit Satria Kemanggisan, Jakarta Barat. "Saat ini korban sudah diperbolehkan pulang," sambungnya.

Berkaitan dengan hal ini, PT Express Transindo Utama, Tbk selaku pengelola layanan taksi terkemuka itu selalu berusaha untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif.

"Kami mendorong para karyawan untuk mencapai potensi penuh mereka, dan menumbuhkan nilai bersama-sama. Salah satu core value yang selalu dipegang erat adalah perhatian dan peduli terhadap konsumen. Ke depannya, kami sangat berharap kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali," tuturnya.

Dia pun mengimbau, kepada para konsumen atau pengguna Taksi Express, apabila ada kejadian yang melibatkan pengemudi armadanya, atau segala bentuk ketidaknyamanan yang dialami saat menggunakan layanan Express Group agar segera melaporkannya ke customer service.

"Silakan melapor ke kami di nomor Halo Express 1500122. Express Group siap membantu dan sangat peduli terhadap kenyamanan, dan keselamatan konsumen kami," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Tarjono dikeroyok oleh sejumlah pemuda di kawasan Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Para pelaku yaitu MSK (25), JML (26), dan SYN (25), saat ini sudah mendekam di balik jeruji Mapolsek Palmerah. Kepada polisi, tersangka MSK mengaku saat itu emosi lantaran terburu-buru mencari lauk untuk santap sahur. Namun ketika ditanya apakah saat itu dia sedang mabuk, pemuda ini hanya menggelengkan kepala.

"Saya mau buru-buru mau beli lauk buat sahur," kilah MSK, beberapa waktu lalu. (awl)

(Fit)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru