Senin, 27 April 2026 WIB
Permohonan Abbott Batalkan Eksekusi

Presiden Tak Perlu Tanggapi Lobi Abbott

Admin - Minggu, 01 Maret 2015 08:57 WIB
Presiden Tak Perlu Tanggapi Lobi Abbott
google
Tony Abbott Lobi Jokowi
JAKARTA – Matatelinga, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima langsung telefon dari Perdana Menteri (PM) Australia, Tony Abbott agar menunda rencana eksekusi mati terhadap terpidana gembong narkoba duo Bali Nine, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan. Bahkan sempat dikatakan jika Presiden Jokowi melunak terkait rencana untuk mengeksekusi dua terpidana mati itu.
 
Menurut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Henry Yosodiningrat, Presiden Jokowi tidak perlu menanggapi permintaan dari pemerintah Australia untuk menunda eksekusi mati dua gembong narkoba dari negeri Kanguru itu. 

“Ya enggak perlu di gubris (telefon dari Tony Abbott), dengan tidak mengurangi rasa hormat dan simpati kami, pemerintah Australia harus menghormati kedaulatan kita, dengan segala hormat tidak kami kabulkan (permintaan penundaan), kan selesai urusannya,” tuturnya.

Dia yang juga Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) mengatakan, pelaksanaan hukuman mati terhadap duo Bali Nine ini berkaitan dengan kedaulatan negara dalam melindungi warga negaranya dari ancaman narkoba. Untuk itu, menurut Henry, Presiden harus tegas menolak permintaan penundaan, bahkan permintaan pembantalan eksekusi mati.

“Karena ini menyangkut masalah bangsa, jadi hukuman mati itu merupakan bentuk perlindungan negara terhadap warganya dari ancaman narkoba. Kan ini jadi preseden buruk kalau permintaan itu dikabulkan,” ungkapnya.

Henry meminta agar Presiden Jokowi tetap melakukan hukuman mati bagi para terpidana mati kasus narkoba. Presiden harus memutuskan agar Kejaksaam Agung segera melakukan eksekusi mati terhadap duo Bali Nine.

“Hukuman mati itu harus tetap dilakukan. Ini merupakan suatu test case terhadap kedaulatan martabat bangsa kita,” tandasnya. Demikian dilansir laman okezone.com, Minggu (1/3/2015)

(Fit)

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru