Rabu, 26 Agustus 2026 WIB

"Boarding School" di Rutan Salemba Dukung Warga Binaan Berprestasi

James Pardede - Selasa, 23 Desember 2025 14:31 WIB
"Boarding School" di Rutan Salemba Dukung Warga Binaan Berprestasi
Matatelinga/Istimewa
Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Kelas 1, Jakarta Pusat, memberi kesempatan pada warga binaan untuk melanjutkan pendidikan.

MATATELINGA, Jakarta : Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Kelas 1, Jakarta Pusat, memberi kesempatan pada warga binaan untuk melanjutkan pendidikan.

Slogan "Berubah untuk Berprestasi" yang diusung oleh warga binaan Rutan Salemba menggambarkan semangat mereka untuk menyambung kembali kegiatan akademik yang sempat terputus akibat hukum.

Pada program Bincang Tipis-Tipis di akun Erman Tale Daulay, Kepala Rutan Salemba, Wahyu Trah Utomo, berbicara tentang pentingnya pendidikan bagi para warga binaan.

Baca Juga:
Menurut Wahyu, tujuan utama dari program ini adalah memberikan bekal pendidikan yang layak kepada warga binaan agar mereka bisa lebih siap menghadapi kehidupan setelah menjalani hukuman.

"Warga binaan di sini sangat bersemangat untuk melanjutkan pendidikan mereka. Ada yang sudah putus sekolah dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Mereka ingin menyelesaikan pendidikannya dengan memperoleh ijazah, dan itu sangat luar biasa. Bahkan, beberapa dari mereka yang awalnya tidak bisa membaca atau menulis pun sekarang berusaha mengikuti pelajaran agar bisa melek huruf," ujar Wahyu.

Program pendidikan ini digelar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) RAJASA ini sebagai solusi untuk warga binaan yang terhambat pendidikannya karena harus menghadapi proses persidangan atau menjalani pidana di Rutan Salemba.

Wahyu menjelaskan, PKBMi merupakan inisiatif untuk memberikan kesempatan belajar bagi mereka yang putus sekolah akibat masalah hukum. Tidak ada kata terlambat untuk belajar, kata Wahyu.

"Kami menyediakan program kejar paket A, B, dan C untuk pendidikan setara SD, SMP, dan SMA, termasuk bagi mereka yang belum pernah bersekolah," lanjutnya.

PKBM juga memberi kesempatan kepada warga binaan untuk mengejar mimpi mereka. Tidak hanya dalam hal akademik, tetapi juga keterampilan lainnya, seperti otomotif dan kerajinan.

"Kami ingin tempat ini menjadi semacam 'boarding school' bagi mereka. Kami menyediakan tempat tinggal, makan, dan fasilitas lain sehingga mereka bisa fokus belajar tanpa gangguan," tutur Wahyu.

Selain itu, Wahyu menambahkan bahwa pihak keluarga juga berperan penting dalam kelancaran pendidikan warga binaan. Keluarga bisa membawa dokumen pendidikan sebelumnya, seperti ijazah SMP atau SMA, untuk memudahkan warga binaan mengikuti pembelajaran di PKBM.

Ini merupakan langkah untuk memastikan bahwa mereka bisa melanjutkan pendidikan sesuai dengan tingkatannya.

Wahyu berharap, selain pendidikan akademik, keterampilan praktis ini bisa membantu warga binaan untuk mandiri setelah mereka keluar dari rutan.

Dengan adanya program ini, Rutan Salemba bukan hanya menjadi tempat untuk menjalani hukuman, tetapi juga menjadi tempat untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi warga binaan.

Harapannya, setelah selesai menjalani masa hukuman, mereka tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga keterampilan yang dapat digunakan dalam kehidupan mereka ke depan.

"Saya percaya bahwa pendidikan dan keterampilan ini adalah bekal yang sangat penting untuk mereka. Ini adalah langkah pertama mereka menuju perubahan dan prestasi. Kami berharap ini bisa menginspirasi mereka untuk lebih baik," tutup Wahyu.

Halaman:
Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Kabarnya,  700 Ribu Anak di Papua Belum Menempuh Jenjang Pendidikan Formal
Peringati Hari Anak Sedunia, Jaksa Kejari Madina Edukasi Hukum Lewat Program Jaksa Cilik dan Jaksa Masuk Sekolah
Langkah Strategis Gubernur Bobby Nasution Realisasikan Akses Internet Gratis di Sekolah
Ini Pesan Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme
Dinas Pendidikan Simalungun Gelar Sosialisasi Transformasi Digitalisasi Sekolah Bersama "Sekolah SeRu
Kapolsek Tanah Jawa Pimpin Upacara di Tiga Sekolah, Tegas Ingatkan Siswa Hindari Balap Liar dan Bullying
 
Komentar
 
Berita Terbaru