Matatelinga - Biak, Rakyat Papua berharap Presiden terpilih Joko
Widodo (Jokowi) melanjutkan apa yang telah dibangun oleh Pemerintahan
SBY di Tanah Papua. Presiden SBY menaruh perhatian khusus untuk
pembangunan di Tanah Papua.
"Harapan kita kepada pemerintahan berikutnya
adalah bisa melanjutkan apa yang sudah dilakukan Pak SBY di Tanah
Papua," ujar Gubernur Papua Lukas Enembe saat berbincang dengan detikcom
di Biak, Papua, Senin(25/8/2014).
Lukas mengatakan SBY sudah
menaruh perhatian khususnya sejak menjabat sebagai Menko Polhukam di era
Presiden Megawati. Setelah menjabat sebagai Presiden keenam, SBY
kemudian mengeluarkan kebijakan yang diikuti regulasi-regulasi khusus
untuk membangun Tanah Papua.
"Mungkin hari ini rakyat Papua
menangis, sungguh-sungguh perhatian beliau kepada Tanah Papua luar
biasa. Apakah yang seperti beliau ini akan muncul lagi atau tidak,"
tuturnya.
Rakyat Papua, lanjut Lukas, berharap Jokowi juga
melakukan apa yang sudah dilakukan oleh SBY selama 10 tahun terakhir.
Sebab, Papua memiliki kekhususan-kekhususan dimana harus
diimplementasikan dalam program kekhususan juga.
"Pak SBY
dianggap cukup berhasil mengambil hati rakyat Papua. Dengan
mengedepankan pendekatan kesejahteraan, melihat Papua dengan hati, kami
merasakan sentuhan-sentuhan beliau, kami berterimakasih kepada beliau,
beliau adalah seorang negarawan yang harus dihormati,"ungkapnya.
Selama
ini, SBY menurut Lukas telah menelurkan program-program yang pro-rakyat
Papua seperti program percepatan Pembangunan Papua dan
Papua Barat. Selain itu SBY juga telah meingplementasikan UU 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua
"Afirmasi dan desentralisasi, sebagian kewenangan diserahkan kepada
pemerintah daerah untuk mengurus potensi yang kita miliki. Program
percepatan infrastruktur yang beliau canangkan untuk seluruh Papua lewat
kementerian PU dan kementerian lainnya. SBY juga alokasikan Dana
Tambahan Otonomi Khusus untuk Infrastruktur Rp 2,5 triliun tahun 2014
dan angka yang sama untuk tahun 2015," jelasnya.
Lukas juga
memuji pendekatan keamanan yang dilakukan oleh SBY untuk Papua. Selama
kepemimpinan SBY, Tanah Papua cenderung kondusif meskipun masih ada
beberapa daerah yang rawan konflik.
"Di Tanah Papua selama
kepemimpinan beliau tidak banyak pertumpahan darah kecuali di
daerah-daerah tertentu, cenderung kondusif. Pendekatan kesejahteraan
yang dikedepankan," kata Lukas.
Perhatian SBY juga diberikan
kepada putra-putri Papua yang aktif di TNI dan Polri. Salah satunya
dengan memberikan promosi jabatan kepada anggota TNI asal Papua.
"Di
TNI ada jenderal putra Papua di semua angkatan, tapi di Angkatan Darat
belum ada, kami ajukan ada tiga yang memenuhi syarat, memang mereka
pantas mendapatkan promisi jabatan kemudian ada satu yang paling baik
mendapat promosi jabatan, beliau memerintahkan Sekretaris Militer untuk
mendapatkan itu. Itu perhatian kebijakan afirmasi yang luar biasa
menjelang detik-detik terakhir kepemimpinan SBY," puji Lukas.
(Mt/Dtc)