Tiga ABK Diculik di Perairan Kongo, DPR: Pemerintah Harus Upayakan Penyelamatan
Tiga anak buah kapal warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban pembajakan hingga diculik di perairan Republik Kongo, pada 29 Oktober 2018.
Tiga anak buah kapal warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban pembajakan hingga diculik di perairan Republik Kongo, pada 29 Oktober 2018.
PILOT pesawat Lion Air jenis Boeing 737 MAX rute Bali–Jakarta sempat menyampaikan permintaan return to base (RTB) karena adanya masalah teknis, beberapa jam sebelum pesawat yang sama jatuh di perairan Karawang. Hal itu diungkapkan Kepala Otoritas Bandara
Memasuki hari kelima pencarian serpihan dan korban pesawat Boeing 737 Max 8 registrasi PK-LQP milik maskapai Lion Air yang terjatuh di perairan Tanjung Pakis, Karawang, petugas SAR gabungan terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi.
Setelah hampir satu bulan lamanya melakukan bantuan kemanusian, sebanyak 645 prajurit Korps Marinir TNI dikembalikan ke satuannya. Pasukan tersebut terdiri dari 349 prajurit Pasmar 1 Jakarta dan 296 prajurit Pasmar 2 Surabaya yang tergabung dalam Komand
TNI dan Polri memiliki pendidikan Chandradimuka yang telah ditempuh selama tiga bulan sesungguhnya merupakan waktu yang sangat singkat untuk membentuk sebuah budaya sinergi dan kerja sama pada dua organisasi yang sangat besar di negeri ini. Dua organisasi
Proses pencarian dan evakuasi badan Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 yang jatuh pada hari Senin, 29 Oktober 2018, hingga saat ini masih belum ditemukan. Kendala yang ditemukan oleh para penyelam dari Basarnas, TNI, Polri, dan sejumlah pih
Tim berhasil menemukan benda yang diduga kotak hitam atau black box yang kemungkinan berada tidak jauh dari lokasi jatuh pesawat Lion Air JT-610 di perairan laut Karawang, Jawa Barat.
Petugas berhasil mendeteksi lokasi benda yang diduga kotak hitam atau blackbox milik pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di Perairan Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Tuti Tursilawati, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Majalengka, Jawa Barat dieksekusi mati tanpa pemberitahuan (notifikasi) oleh Kerajaan Arab Saudi merupakan kejadian yang kembali terulang.