Sabtu, 01 Agustus 2026 WIB

Aktivitas Gunung Slamet Meningkat  Status Dinaikkan Siaga

Admin - Rabu, 30 April 2014 12:47 WIB
Aktivitas  Gunung  Slamet Meningkat  Status  Dinaikkan  Siaga
Matatelinga - Jakarta, Adanya peningkatan aktivitas Gunung Slamet di Jawa Tengah maka terhitung mulai Rabu (30-4-2014) pukul 10.00 Wib, PVMBG Badan Geologi menaikkan status G. Slamet dari Waspada (level II) menjadi Siaga (level III). Pada Selasa (29/4) dari pukul 00.00 – 06.00 Wib terjadi 30 kali gempa letusan, 67 kali gempa hembusan asap, asap putih tebal kecoklatan - kelabu tebal setinggi 150 - 700 m, terdengar 26 kali suara dentuman, dan terlihat luncuran lava pijar mencapai 1.500 meter dari kawah.
 
Secara umum intensitas dan frekuensi letusan G. Slamet semakin meningkat. Tubuh G. Slamet terlihat penggelem bungan dari pos pengamatan di stasiun Cilik dan Buncis yang menunjukkan inflasi. Rekomendasi daerah yang harus dikosongkan dinaikkan menjadi radius 4 km dari puncak kawah. Dilarang melakukan pendakian, berkemah atau melakukan wisata hingga berada di dalam radius 4 km.
 
Masyarakat dihimbau tetap tenang. Jangan terpancing isu-isu menyesatkan. Belum perlu ada pengungsian karena permukiman yang ada saat ini masih berada pada zona aman. Permukiman penduduk terdekat sekitar 10 - 12 km dari puncak G. Slamet yaitu  Ds. Jurang Manggu Kec. Pulosari, Kab. Pemalang. Aktivitas masyarakat dapat berlangsung normal.
 
Kepala BNPB, Syamsul Maarif, setelah menerima laporan dari Kepala PVMBG terkait peningkatan status Siaga G. Slamet telah memerintahkan jajaran BNPB segera melakukan koordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Tengah dan BPBD lima kabupaten yang berada di sekitar G. Slamet yaitu Kab. Pemalang, Banyumas, Brebes, Tegal, dan Purbalingga. Rencana kontinjensi agar segera disempurnakan, disosialisasikan dan dilatihkan kepada masyarakat. Semua potensi sumber daya di daerah agar didata dan dihitung semua kebutuhannya. 
 

(Sutopo/Mt-01)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru